FENESIA – Hujan kini sudah mulai mengguyur di sejumlah daerah di Indonesia. Hal ini menandakan kita harus lebih semakin berhati-hati dalam mengemudi mobil.
Agar mengendarai mobil lebih aman, salah satu fitur yang bisa Anda gunakan adalah fitur Electric Stability Control (ESC). Fitur ini bisa dibilang sangat membantu pengemudi saat berkendara di saat hujan tiba.
Saat ini, fitur ESC tidak hanya disematkan pada mobil-mobil bermerek saja, namun juga dapat ditemukan pada mobil-mobil yang memiliki harga terjangkau.
Ada beberapa mobil dengan harga terjangkau yang sudah memiliki fitur ESC, seperti Suzuki Ertiga, Mitsubishi Xpander, Nisan Livina, dan Honda Mobilio. Jenis lain tetapi seharga low MPV misalnya pada SUV DFSK Glory 560 atau MPV medium Wuling Cortez CT.
Mengutip dar CNN Indonesia, salah satu fungsi penting dari ESC adalah untuk mengurangi kemungkinan oversteering atau understeering dengan cara menghentikan ban yang selip (berputar berlebihan) dengan mengaktifkan rem atau memilih ban mana saja yang membutuhkan lebih banyak torsi untuk berputar lebih cepat agar mendapatkan traksi.
ESC merupakan sistem elektronik canggih yang memiliki berbagai sensor dan algoritma tertentu. Komputer bekerja membandingkan sinyal dari kecepatan putaran roda, posisi pedal gas, sudut perubahan kemudi, dan sensor yaw lalu memutuskan sejauh mana intervensi diperlukan.
Perlu dipahami, ESC berbeda dari Traction Control, akan tetapi cara kerja ESC pasti melibatkan Traction Control. Traction Control secara umum hanya bekerja di roda penggerak, sementara ESC mengatur empat roda.
Praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, “Fitur ESC membantu pengemudi dalam kondisi yang tidak mampu atau tidak terukur.”
Ia menjelaskan dalam kondisi permukaan jalan licin karena hujan, ESC memaksimalkan berkendara karena menjaga ban tidak selip. Hal ini mendukung pengemudi tetap dalam kontrol sekaligus menjaga kestabilan mobil.
Poin penting ESC lainnya yaitu menghindari mobil dari efek buruk aquaplanning atau kejadian saat ban tidak mendapatkan traksi di permukaan jalan karena terhalang lapisan air. Aquaplanning yang bisa terjadi dalam hitungan detik bisa jadi skenario buruk sebab ketika ban terangkat maka mobil bisa tergelincir dan sulit dikendalikan.
“Kalau hujan atau terjebak aquaplanning, mobil yang punya fitur ini enggak mungkin selip,” kata Sony.







