Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan pergerakan yang beragam pada Senin (1/9/2025) dan (22/12/2025).
Pada 1 September 2025, IHSG dibuka melemah 210,39 poin atau 2,69 persen ke posisi 7.620,10.
Saat penutupan, IHSG masih berada di zona merah, merosot 1,21 persen ke level 7.736,06 dari sebelumnya 7.830,49.
Namun, pada 22 Desember 2025, IHSG menunjukkan tren positif.
IHSG dibuka menguat 19,70 poin atau 0,23 persen ke posisi 8.629,25.
Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga naik 0,95 poin atau 0,11 persen ke posisi 854,49.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menguji level 8.500-8.550.
Ia juga menyoroti potensi volume perdagangan yang sepi menjelang libur Natal.
Pelaku pasar juga akan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah dan menantikan rilis data M2 Money Supply bulan November 2025.







