Ecozone

IHSG Bangkit, Saham Perbankan Dorong Kinerja Bursa

105
×

IHSG Bangkit, Saham Perbankan Dorong Kinerja Bursa

Sebarkan artikel ini
ekonomi-ri-tumbuh-5,12%,-ihsg-happy-saham-bank-kompak-melejit
ekonomi ri tumbuh 5,12%, ihsg happy saham bank kompak melejit

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Selasa (5/8/2025), setelah rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hingga pukul 11.23 WIB, IHSG naik 0,59% atau 44 poin ke level 7.508,99. Kinerja saham emiten perbankan menjadi penopang utama penguatan indeks.

Sebanyak 272 saham tercatat menguat, 335 saham melemah, dan 189 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 9,25 triliun dengan volume 14,40 miliar saham dalam 1,13 juta transaksi.

Sektor finansial dan konsumer non primer memimpin penguatan mayoritas sektor perdagangan. Sementara itu, sektor utilitas dan properti mengalami koreksi paling dalam.

Saham emiten tambang Grup Salim, AMMN, menjadi penyumbang poin indeks terbesar, diikuti oleh tiga emiten perbankan terbesar di Indonesia.

Saham BBCA naik 1,81% ke Rp 8.425 per saham, menyumbang 10,7 indeks poin. BMRI menguat lebih dari 2%, menyumbang hampir 10 indeks poin, dan BBRI naik 1,08% ke Rp 3.750 per saham, menyumbang 6,59 indeks poin.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2025 sebesar 5,12% secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan ini sedikit lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2025 yang sebesar 4,87%, dan berada di atas rata-rata psikologis 5%.

“Pertumbuhan triwulan II-2025 bila dibandingkan triwulan II-2024 secara year on year tumbuh 5,12%, bila dibandingkan triwulan I-2025 qtq tumbuh 4,04%,” ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud.

Realisasi PDB kuartal II-2025 ini melampaui konsensus pasar yang dihimpun dari 13 institusi, yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,78% (yoy) dan 3,69% (qtq).

Sebagai informasi, ekonomi Indonesia tumbuh 4,87% (yoy) dan mengalami kontraksi 0,98% (qtq) pada kuartal I-2025.