Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, terus bergerak agresif dalam memperkuat komposisi skuad Garuda. Sejak resmi menjabat pada Januari 2026, Herdman telah menjalin komunikasi intensif dengan sedikitnya 16 pemain diaspora untuk diproyeksikan memperkuat tim nasional di berbagai ajang internasional mendatang.
Ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (22/5/2026), Herdman menegaskan bahwa proses evaluasi terhadap pemain keturunan masih terus berlangsung. Meski belum merinci nama-nama pemain yang diincar, ia memastikan bahwa upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing Indonesia.
Salah satu narasi utama yang digunakan Herdman dalam merayu pemain diaspora adalah peluang mencatatkan sejarah. Ia menekankan bahwa membela Indonesia memberikan kesempatan emas bagi para pemain untuk menjadi generasi pertama yang membawa Garuda tampil di Piala Dunia, sebuah tantangan yang dianggap lebih bermakna dibandingkan sekadar bergabung dengan tim nasional negara lain yang sudah mapan.
“Mereka mungkin bisa saja membela Italia, Belanda, atau negara lain yang sudah langganan Piala Dunia. Namun, di Indonesia, mereka bisa menjadi generasi pertama yang melakukannya. Saya sampaikan hal itu kepada setiap pemain dan banyak dari mereka yang merespons positif,” ujar Herdman.
Kendati fokus pada pemain diaspora, pelatih asal Inggris tersebut memastikan bahwa pengembangan talenta lokal tetap menjadi prioritas utama. Herdman menegaskan tidak akan mengabaikan pemain domestik karena mereka merupakan pondasi penting dalam proyek jangka panjang tim nasional.
Terkait strategi permainan, Herdman berambisi membangun sistem kolektif yang tidak bergantung pada satu sosok penyerang. Menurutnya, ketergantungan pada individu, seperti mengharapkan munculnya striker kelas dunia secara instan, bukanlah pendekatan yang realistis bagi Indonesia saat ini.
“Kami tidak ingin bergantung pada munculnya satu striker luar biasa. Kami akan melatih tim ini untuk mencetak gol dari semua posisi. Jika pemain lokal percaya bahwa tim ini bisa mencetak gol lewat siapa saja, itu adalah langkah terbesar kami,” tegas mantan pelatih timnas Kanada tersebut.
Saat ini, Herdman tengah fokus menyiapkan skuad Garuda untuk menghadapi agenda padat, yakni FIFA Matchday Juni 2026, Piala ASEAN 2026 pada akhir Juli, serta persiapan menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Sejauh ini, Herdman telah memimpin tim dalam ajang FIFA Series pada Maret lalu, namun belum ada pemain diaspora baru yang resmi bergabung di bawah arahannya.







