Jakarta – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menolak wacana perubahan struktur Polri menjadi di bawah kementerian. Ia menilai pembenahan internal lebih tepat.
Haedar menyampaikan penolakan ini pada Jumat (20/2/2026) di Jakarta.
Menurutnya, perubahan struktural berpotensi menimbulkan masalah baru.
“Kalau ada masalah lebih baik lihat kondisi di dalam dan diperbaiki yang ada di dalam,” ujarnya.
Haedar menilai menempatkan Polri di bawah kementerian berisiko memunculkan masalah ganda.
Ia yakin Presiden Prabowo Subianto mampu menyelesaikan persoalan ini dengan bijaksana.
Muhammadiyah berharap seluruh institusi negara terus melakukan pembenahan internal.
Haedar juga meminta Tim Reformasi Polri memahami persoalan secara komprehensif.
“Saya yakin bahwa Pak Prabowo memiliki pandangan yang tentu luas, saksama, dan bijaksana,” pungkasnya.







