BeritaPemerintahanPolitik

Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Bersih dari Korupsi

27
×

Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Bersih dari Korupsi

Sebarkan artikel ini
tegas!-gus-ipul-komitmen-program-sekolah-rakyat-tak-dikotori-praktik-korupsi
tegas! gus ipul komitmen program sekolah rakyat tak dikotori praktik korupsi

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan program Sekolah Rakyat tidak boleh dikotori praktik korupsi. Hal itu disampaikan usai audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 8 Mei 2026.

Gus Ipul mengatakan dirinya bersama Wakil Menteri Sosial telah berkomitmen menjaga seluruh program Kementerian Sosial, khususnya program strategis Presiden dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, agar bersih dari praktik korupsi.

“Saya dan Pak Wamen telah berkomitmen agar program-program secara keseluruhan di Kementerian Sosial, khususnya tentu program strategis Bapak Presiden dalam hal penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak ingin dikotori dengan praktik-praktik korupsi, praktik-praktik yang tidak terpuji,” kata Gus Ipul dalam konferensi pers.

Dalam pertemuan itu, Kemensos disebut mendapat banyak masukan dan catatan dari KPK terkait penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Masukan tersebut akan dijadikan bahan perbaikan untuk menutup celah praktik korupsi, terutama dalam proses pengadaan.

“Banyak hal-hal yang harus menjadi koreksi dan perbaikan bagi kami agar pencegahan itu bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh menutup seluruh celah dan akhirnya proses yang transparan, adil bisa terlaksana,” ujarnya.

Sebelumnya, Gus Ipul bersama jajaran Kementerian Sosial mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Mei 2026. Kedatangan itu dilakukan untuk berkonsultasi dan meminta nasihat terkait perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos.

“Silaturahmi, konsultasi, minta nasihat, dan sekaligus menyampaikan perkembangan-perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos,” kata Gus Ipul di Gedung Merah Putih KPK.

Ia menuturkan, laporan rinci juga akan disampaikan terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos, termasuk rencana pengadaan yang berkaitan dengan program Sekolah Rakyat.

“Kami minta nasihat, minta masukan, minta kritik, minta saran karena kebetulan kita juga sedang memulai pelaksanaan pengadaan pada tahun 2026. Kita ingin program strategis Bapak Presiden khususnya Sekolah Rakyat tidak dikotori oleh praktik korupsi,” ucapnya.

028c229beb585d596e28ad5d94d747b3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik kepada Carlo Ancelotti, terutama terkait strategi permainan dan sejumlah keputusan krusialnya. Ancelotti disalahkan karena menunjuk Bruno Guimaraes sebagai eksekutor penalti serta perubahan taktik yang dinilai membuat Brasil kehilangan kendali permainan. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti juga ikut menjadi sasaran cibiran di…