Caracas – Jumlah korban jiwa akibat bencana gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela dilaporkan terus meningkat secara signifikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 589 orang dinyatakan meninggal dunia.
Selain korban meninggal, pemerintah setempat juga mencatat sebanyak 2.980 warga mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Pernyataan tersebut disampaikan Rodriguez dalam sebuah siaran resmi melalui saluran televisi teleSUR pada Jumat waktu setempat.
Pemerintah Venezuela saat ini tengah memfokuskan upaya evakuasi dan pemberian bantuan medis di wilayah yang terdampak paling parah.
Menteri Kesehatan Venezuela, Carlos Alvarado, mengungkapkan bahwa Negara Bagian La Guaira menjadi lokasi dengan jumlah korban tewas dan luka terbanyak.
Alvarado menjelaskan bahwa mekanisme tanggap darurat nasional telah diaktifkan segera setelah guncangan pertama dirasakan oleh warga.
Pemerintah telah mengerahkan lebih dari 5.000 tenaga medis untuk diterjunkan langsung ke titik-titik lokasi bencana.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.200 orang di antaranya merupakan dokter yang bertugas memberikan penanganan medis darurat.
Bencana ini dipicu oleh dua gempa bumi kuat dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang melanda Venezuela pada Rabu (24/6) lalu.
Guncangan utama tersebut kemudian disusul oleh sedikitnya 30 kali gempa susulan yang memperburuk kondisi di lapangan.
Kerusakan infrastruktur tercatat sangat masif, mencakup hancurnya ribuan rumah warga hingga fasilitas publik seperti rumah sakit.
Dampak gempa juga melumpuhkan sektor transportasi udara dengan ditutupnya bandara utama negara tersebut akibat kerusakan pada landasan pacu dan terminal.
Pihak otoritas terus berupaya melakukan pembersihan puing-puing bangunan untuk mencari korban yang mungkin masih terjebak.
Upaya pencarian dan penyelamatan ini menjadi prioritas utama pemerintah di tengah situasi darurat yang masih berlangsung.
Kondisi lapangan yang sulit serta banyaknya bangunan yang tidak stabil menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat.
Pemerintah Venezuela juga masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait jumlah kerugian material yang dialami akibat bencana alam ini.
Hingga kini, fokus utama pemerintah tetap pada penyelamatan nyawa dan penyediaan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.
Masyarakat internasional diharapkan dapat memberikan dukungan logistik untuk membantu proses pemulihan pascagempa.
Hingga berita ini diturunkan, tim tanggap darurat masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan akses bantuan yang memadai.







