FeedSport

FIFA Pastikan Donald Trump Hadiri Upacara Final Piala Dunia 2026

12
×

FIFA Pastikan Donald Trump Hadiri Upacara Final Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
e80466109ad63a82bc6d41dd149d5728.jpg
e80466109ad63a82bc6d41dd149d5728.jpg

New Jersey – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan akan hadir dalam seremoni penyerahan trofi final Piala Dunia 2026. Kehadiran pemimpin negara tersebut dijadwalkan berlangsung pada laga puncak yang akan dihelat di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, pada 19 Juli 2026 mendatang.

Konfirmasi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino. Ia menyatakan bahwa dirinya akan mendampingi Trump di atas panggung kehormatan untuk menyerahkan trofi kepada kapten tim yang berhasil keluar sebagai juara turnamen.

Kami akan bersama presiden, menikmati final, dan menyerahkan trofi kepada pemenang, tentu saja, bersama-sama, ujar Infantino dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

Keterlibatan langsung Trump dalam prosesi penyerahan piala ini diperkirakan akan menjadi sorotan publik. Pasalnya, langkah tersebut dianggap menyimpang dari tradisi protokoler FIFA yang selama ini berlaku.

Dalam tradisi FIFA, trofi biasanya dibawa ke podium oleh perwakilan tim juara. Setelah itu, kapten tim akan mengangkat trofi sebagai simbol kemenangan di hadapan pendukung dan media.

Partisipasi Trump dalam seremoni semacam ini sebenarnya bukan merupakan hal baru. Pada final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 yang diselenggarakan di lokasi yang sama, Trump sempat berada di atas panggung saat tim Chelsea merayakan keberhasilan mereka mengalahkan Paris Saint-Germain.

Kehadiran Trump di podium saat kapten Chelsea, Reece James, mengangkat trofi pada saat itu sempat memicu diskusi di kalangan penggemar sepak bola. Publik menilai keterlibatan pemimpin negara dalam penyerahan trofi merupakan bentuk perubahan signifikan dari kebiasaan seremoni sepak bola internasional.

Meski demikian, laporan dari talkSPORT menyebutkan bahwa Trump telah mendapatkan izin khusus untuk menyerahkan trofi Piala Dunia secara langsung. Hingga saat ini, pihak FIFA belum memberikan keterangan resmi mengenai detail protokol seremoni yang akan diterapkan pada malam final nanti.

Di sisi lain, agenda kehadiran Trump di stadion selama turnamen berlangsung masih terbatas. Pihak Gedung Putih menyatakan bahwa jadwal kepresidenan menjadi faktor utama yang membatasi kehadiran Trump dalam pertandingan-pertandingan Piala Dunia 2026.

Meski belum tampak di tribun penonton selama fase awal turnamen, pihak otoritas Amerika Serikat menegaskan bahwa Trump masih memiliki peluang untuk menyaksikan laga lainnya sebelum partai final digelar.

Sementara itu, Gianni Infantino dikabarkan berencana untuk menghadiri pertandingan sebanyak mungkin selama gelaran Piala Dunia 2026. Berdasarkan laporan The Athletic, Infantino tercatat pernah menghadiri hingga dua pertandingan dalam satu hari untuk memantau langsung jalannya turnamen.

Piala Dunia 2026 sendiri merupakan edisi istimewa karena diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini menjadi perhatian dunia bukan hanya karena faktor seremoni trofi, tetapi juga karena penerapan format baru dengan jumlah peserta yang lebih banyak dibandingkan edisi sebelumnya.

Selain masalah teknis di lapangan, penyelenggaraan turnamen ini juga sempat diwarnai oleh berbagai isu logistik. Beberapa hal yang menjadi sorotan di antaranya adalah kebijakan harga tiket, biaya konsumsi di dalam stadion, serta tantangan operasional dalam mengelola turnamen di tiga negara berbeda.