FeedSport

Inggris Tertahan Imbang Lawan Ghana, Tiket Fase Gugur Tertunda

36
×

Inggris Tertahan Imbang Lawan Ghana, Tiket Fase Gugur Tertunda

Sebarkan artikel ini
3db9945eff33e32bc1e4d0cfe3169b3b.jpg
3db9945eff33e32bc1e4d0cfe3169b3b.jpg

Boston – Inggris gagal memastikan langkah lebih awal ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Ghana dalam laga kedua Grup L yang berlangsung di Stadion Boston, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.

Hasil ini membuat persaingan di Grup L semakin sengit hingga pertandingan penentuan terakhir.

Meski mendominasi jalannya pertandingan sepanjang laga, skuad asuhan Thomas Tuchel gagal menembus pertahanan rapat wakil Afrika tersebut.

Tambahan satu poin menempatkan Inggris di posisi puncak klasemen sementara dengan raihan empat poin, namun posisi tersebut belum memberikan tiket aman ke fase gugur.

Ghana kini menempel ketat Inggris dengan jumlah poin yang sama. Situasi ini memaksa penentuan tim yang berhak melaju ke babak selanjutnya harus ditentukan pada laga pamungkas grup.

Inggris dijadwalkan akan menghadapi Panama, sementara Ghana akan berduel melawan Kroasia yang hingga kini masih menjaga asa untuk lolos.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan. Jude Bellingham, Declan Rice, dan Harry Kane menjadi motor penggerak permainan dalam upaya membongkar disiplinnya lini belakang Ghana.

Dominasi penguasaan bola Inggris terlihat sangat mencolok pada awal laga. Dalam 18 menit pertama pertandingan, The Three Lions mencatatkan penguasaan bola hingga 88 persen. Sementara itu, Ghana memilih bermain lebih dalam di area pertahanan sendiri sambil sesekali melancarkan serangan balik.

Kendati mendominasi penguasaan bola, Inggris kesulitan mengonversi dominasi tersebut menjadi peluang bersih. Rapatnya barisan pertahanan Ghana yang dikomandoi oleh Thomas Partey dan Gideon Mensah membuat para penyerang Inggris frustrasi.

Peluang terbaik Inggris pada babak pertama tercipta pada menit ke-37. Umpan silang Noni Madueke berhasil disambut oleh sundulan Declan Rice, namun bola hasil tandukan tersebut masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Benjamin Asare.

Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah dengan Inggris terus menekan. Thomas Tuchel memilih mempertahankan komposisi pemainnya, namun pertahanan Ghana tetap tampil disiplin tanpa memberikan ruang bagi penyerang lawan.

Pada menit ke-58, Noni Madueke dan Anthony Gordon mendapatkan peluang emas untuk memecah kebuntuan. Namun, kedua kesempatan tersebut gagal dikonversi menjadi gol yang sangat dibutuhkan oleh Inggris.

Peluang paling berbahaya bagi The Three Lions justru datang menjelang akhir pertandingan. Nico O’Reilly melepaskan tembakan keras yang sayangnya hanya membentur mistar gawang. Skor imbang 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Di sisi lain, organisasi pertahanan Ghana patut mendapatkan apresiasi tinggi. Meskipun kalah jauh dalam statistik penguasaan bola, Black Stars mampu menjalankan rencana permainan dengan disiplin tinggi hingga berhasil membawa pulang satu poin berharga dari laga ini.

4559797a78d5c3a06e81ab5ec42ffd1a.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Swiss dan Kanada sama-sama berada di ambang lolos ke babak 32 besar, tetapi laga terakhir Grup B akan menentukan siapa yang finis sebagai juara grup. Pertandingan diprediksi berlangsung seimbang dan hati-hati karena kedua tim hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi masing-masing di fase gugur. Anggota Indo Barca, Richardo Liwang beranggapan Swiss dan Kanada memiliki kualitas yang sama diprediksi akan lolos…