Padang – Fernando Emas, Direktur Rumah Politik Indonesia, mengkritik Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana setelah beredarnya video yang memperlihatkan Dadan bermain golf di tengah bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Fernando meragukan pernyataan Dadan bahwa aktivitas golf itu untuk penggalangan dana bagi korban bencana, dan menyampaikan bahwa masih banyak cara lain yang lebih mencerminkan kepedulian sosial dan empati terhadap korban. “Saya tidak yakin atas apa yang disampaikan oleh Dadan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk penggalang dana bagi korban bencana yang ada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Fernando pada Jumat (19/12/2025).
Selain polemik itu, Fernando menyoroti laporan Dadan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan, mengingat masyarakat terus mengkritik implementasi MBG, termasuk kualitas makanan yang diterima anak-anak.
“Sebaiknya Dadan mundur saja dari posisinya sebagai Kepala BGN karena sejak awal terlihat sangat tidak mampu menjalankan tugasnya,” ucap Fernando.







