Padang – DPRD Kota Padang resmi menutup Masa Sidang I Tahun 2025 dan membuka Masa Sidang II Tahun 2026. Empat Perda (Peraturan Daerah) telah ditetapkan.
Penutupan dan pembukaan masa sidang ini berlangsung dalam rapat paripurna. Lokasinya di Ruang Sidang Utama DPRD Padang, Rabu (31/12/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Padang, Muharlion. Agenda ini merupakan tindak lanjut dari rapat Badan Musyawarah DPRD.
Sekretaris DPRD Kota Padang, Hendrizal Azhar, menyampaikan laporan kinerja DPRD selama Masa Sidang I.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir turut hadir. Anggota DPRD Padang serta undangan lainnya juga tampak hadir.
Muharlion menekankan, rapat paripurna ini adalah momen evaluasi tugas DPRD selama Masa Sidang I Tahun 2025. Sekaligus penegasan komitmen memasuki Masa Sidang II Tahun 2026.
Hendrizal Azhar melaporkan, selama Masa Sidang I Tahun 2025–2026, DPRD Kota Padang menunjukkan kinerja aktif dan produktif.
DPRD menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“DPRD berkomitmen memastikan seluruh agenda berjalan sesuai mekanisme. Serta memberikan dampak nyata bagi kepentingan masyarakat Kota Padang,” ujar Hendrizal.
Selama masa sidang, DPRD Padang mengadakan berbagai rapat, baik internal maupun eksternal.
Tercatat ada delapan rapat pimpinan, lima rapat Badan Musyawarah, dan sembilan rapat paripurna biasa.
Badan Anggaran DPRD Padang melaksanakan 11 rapat. Baik internal maupun bersama eksekutif, membahas kebijakan strategis daerah.
DPRD Padang telah menetapkan empat Peraturan Daerah (Perda). Selain itu, ada enam Keputusan DPRD, serta satu Keputusan Pimpinan DPRD.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan apresiasi atas kinerja DPRD Padang selama Masa Sidang I Tahun 2025–2026.
“Kami berharap kinerja ini dapat terus ditingkatkan pada masa sidang berikutnya. Dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat,” kata Fadly.
Pemerintah Kota Padang berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat di Masa Sidang II Tahun 2026 ini.







