Jakarta – Musisi Giovanni Surya Saputra, atau DJ Panda, akhirnya mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada artis peran Erika Carlina. Tindakan ini terkait kasus hukum yang menjeratnya setelah menyebarkan data pribadi mantan kekasihnya di grup WhatsApp.
Permohonan maaf disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/12/2025). DJ Panda berharap permintaan maafnya membuka jalan bagi perdamaian dan pencabutan laporan polisi oleh Erika Carlina.
Mengenakan kemeja putih, pria berusia 27 tahun ini membacakan surat pernyataan penyesalannya. “Saya atas nama Giovanni Surya Saputra, memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak Erika Carlina. Karena saya telah khilaf menyebarluaskan data pribadi milik Erika ke grup WhatsApp,” ucapnya.
DJ Panda mengaku baru menyadari dampak fatal dari perbuatannya. Ia menyesal karena tindakannya membuka rahasia kehamilan Erika justru memicu teror dari pihak-pihak tak bertanggung jawab melalui pesan langsung (DM) selama masa kehamilan Erika.
Ia menegaskan tidak menyalahkan Erika atas laporan polisi yang dibuat. DJ Panda memahami bahwa tindakan Erika adalah naluri alamiah seorang ibu untuk melindungi anaknya. “Saya menyesal dan saya sangat memaklumi bahwa laporan yang ditujukan kepada saya ini adalah suatu upaya perlindungan seorang ibu pada anaknya,” sambungnya.
Menutup pernyataannya, DJ Panda berjanji akan memperbaiki diri jika Erika bersedia memaafkan dan mencabut laporan di Polda Metro Jaya. “Saya berjanji, bila Erika memberi kesempatan saya untuk bisa berdamai dan Erika mencabut laporannya, saya akan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya,” tutur DJ Panda.
Sebagai informasi, Erika Carlina melaporkan DJ Panda ke Polda Metro Jaya pada Juli 2025. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pengancaman dan penyebaran data pribadi yang dilakukan di grup fanbase, sebuah kasus yang kini diharapkan DJ Panda dapat diselesaikan secara damai.







