FENESIA – Belakangan, publik dihebohkan mengenai polusi visual. Selebgram Revina VT menjadi sorotan di media sosial dalam beberapa waktu lalu.
Hal ini dikarenakan isi dari tweet-nya yang menyindir penampilan seorang perempuan di pusat kebugaran.
“Lo pernah ga sih liat orang ngegym, terus pede bener pake sport bra + celana pendek yang pantatnya keliatan separo tapi polusi visual aja buat mata lo. Perih bener,” tulis Revina dalam salah satu tweet pada Rabu, 2 September 2020.
Revina menganggap penampilan tersebut dianggapnya kurang enak dipandang, sehingga ia menyebutnya sebagai “polusi mata”.
Cuitan ini tentu membuat reaksi kekesalan dari warganet, tak terkecuali para pesohor yang ikut mengomentarinya. Karena hal ini dianggap sebagai body shaming.
Setelah membuat geger warganet, Revina akhirnya meminta maaf atas cuitanya yang memalukan. Ia berpesan bahwa seharusnya perempuan jangan merasa down bila ada yang berkomentar negatif tentang fisik mereka.
Jadi apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan polusi visual?
Laman ecofrenzy.com menjelaskan bahwa polusi visual adalah segala sesuatu yang dinilai tidak menarik secara visual dalam sebuah lanskap dan cenderung sangat subjektif.
Di beberapa sumber menjelaskan bahwa istilah polusi visual cenderung mengacu pada masalah estetika yang mengganggu upaya seseorang untuk melihat suatu pemandangan di sebuah kawasan.
Nah, kembali ke kasus Revina, bagaimana menurutmu mengenai konsep polusi visual? Apa juga bisa diterapkan dalam konteks pemandangan akan penampilan seseorang?







