Berita

Lamine Yamal Ukir Rekor Bersejarah Saat Spanyol Lolos Semifinal

12
×

Lamine Yamal Ukir Rekor Bersejarah Saat Spanyol Lolos Semifinal

Sebarkan artikel ini
c0b3451c16df47deaf09fbaeeaddf56d.jpg
c0b3451c16df47deaf09fbaeeaddf56d.jpg

Los Angeles – Tim nasional Spanyol memastikan langkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Belgia dengan skor 2-1 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2026).

Dilansir dari jpnn.com, kemenangan tersebut membawa La Furia Roja melaju ke fase empat besar untuk menantang Prancis demi memperebutkan satu tempat di partai final turnamen empat tahunan ini.

Winger muda Barcelona, Lamine Yamal, dinobatkan sebagai Player of the Match meski tidak mencatatkan namanya di papan skor pada pertandingan tersebut.

Penghargaan individu ini diberikan atas performa dominan pemain berusia 18 tahun itu yang secara konsisten merepotkan lini pertahanan Belgia sepanjang laga.

Pemain kelahiran tahun 2007 ini menunjukkan kecepatan, kreativitas, dan kemampuan teknis individu dalam situasi satu lawan satu yang krusial bagi pola serangan Spanyol.

Kontribusi Lamine Yamal di lapangan menjadi salah satu faktor utama yang memungkinkan Spanyol untuk mengendalikan alur permainan dan menekan lawan.

Keunggulan Spanyol dibuka melalui gol yang dicetak oleh Fabian Ruiz pada menit ke-30 babak pertama.

Belgia sempat memberikan perlawanan sengit melalui gol penyeimbang dari Charles De Ketelaere.

Namun, Mikel Merino memastikan kemenangan bagi Spanyol melalui gol penentu yang ia cetak pada penghujung laga.

Penampilan kontra Belgia menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Lamine Yamal karena menjadikannya pemain berusia 18 tahun atau lebih muda dengan jumlah penampilan terbanyak di edisi Piala Dunia kali ini.

Total enam pertandingan yang telah dilakoni Lamine Yamal di turnamen ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta muda paling berpengaruh di panggung sepak bola internasional.

Sebelumnya, pelatih Spanyol Luis de la Fuente sempat memberikan apresiasi tinggi terhadap kondisi fisik sang pemain.

“Kondisinya sempurna,” kata Luis de la Fuente.

Efektivitas permainan Lamine Yamal sempat diantisipasi oleh staf pelatih Spanyol sebagai ancaman nyata bagi pertahanan lawan.

“Belgia bakal kerepotan,” kata tim pelatih Spanyol mengenai dampak kehadiran Lamine Yamal di lapangan.

Keberhasilan Spanyol melaju ke semifinal merupakan hasil dari kolektivitas tim yang mampu meredam rekor Belgia di fase gugur.

Tantangan yang menanti Spanyol di babak selanjutnya diprediksi akan menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Luis de la Fuente.

Prancis, sebagai lawan berikutnya, dikenal memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk bersaing di level tertinggi Piala Dunia 2026.

Pertandingan semifinal ini akan menjadi penentu apakah Lamine Yamal dan kawan-kawan mampu melanjutkan tren positif mereka hingga mencapai babak puncak.

Seluruh rangkaian pertandingan ini dipantau ketat oleh statistik dari Opta untuk menganalisis performa setiap pemain di lapangan.