Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat perannya sebagai tulang punggung konektivitas maritim di Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi logistik antar pulau.
Penguatan peran ini dinilai krusial di tengah dinamika rantai pasok global dan tingginya biaya logistik nasional.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa pemerataan ekonomi menjadi tujuan utama dari perluasan konektivitas.
“Kami percaya akses mobilitas yang merata adalah kunci pemerataan ekonomi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (12/10/2025).
ASDP terus mengembangkan jaringan pelabuhan dan rute penyeberangan untuk menjangkau lebih banyak wilayah.
Upaya ini mendapat apresiasi dalam ajang Indonesia Logistics Award (ILA) 2025. ASDP meraih penghargaan Inter-Island Transport & Logistic Connectivity of the Year dari Supply Chain Indonesia (SCI).
Fokus penguatan peran ASDP meliputi efisiensi logistik, pembukaan akses ekonomi di wilayah tertinggal, dan integrasi layanan transportasi.
“Setiap pelabuhan dan rute penyeberangan yang dibangun menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas nasional,” tegas Heru.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menambahkan bahwa perusahaan juga memperluas integrasi layanan berbasis teknologi.
Digitalisasi proses dan efisiensi operasional menjadi kunci untuk meningkatkan kecepatan dan keamanan layanan logistik serta perjalanan antarpulau.
Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi, menilai peran ASDP sangat vital dalam rantai logistik nasional.
Menurutnya, penguatan konektivitas antarpulau tidak hanya soal transportasi, tetapi juga pemerataan ekonomi.
“Transformasi digital menjadi contoh bagaimana inovasi dapat memperkuat daya saing logistik nasional,” pungkas Setijadi.
Sebelumnya, pada Minggu (23/3/2025), terlihat antrean truk yang hendak memasuki kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.






