Ecozone

Pertamina Pastikan Truk Tangki Kecelakaan di Tanah Bumbu Bukan Armadanya

17
×

Pertamina Pastikan Truk Tangki Kecelakaan di Tanah Bumbu Bukan Armadanya

Sebarkan artikel ini
Mobil tangki yang terlibat kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan, Tanah Bumbu, bukan milik Pertamina.
PT Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi bahwa truk tangki yang mengalami kecelakaan di Tanah Bumbu bukan bagian dari armada resminya.

Tanah Bumbu – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengonfirmasi bahwa mobil tangki yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (1/8/2026), bukan merupakan bagian dari armada operasional resmi perusahaan.

Dilansir dari keterangan resmi perusahaan, pihak manajemen menegaskan bahwa kendaraan tersebut tidak terdaftar dalam sistem operasional Pertamina maupun tercatat melakukan aktivitas pelayanan di Terminal Pertamina mana pun.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, menyatakan bahwa hasil penelusuran internal menunjukkan ketidaksesuaian identitas kendaraan dengan standar armada yang dikelola oleh perusahaan.

“Berdasarkan penelusuran internal, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai armada operasional Pertamina dan tidak tercatat melakukan aktivitas pelayanan di Terminal Pertamina,” kata Edi.

Saat ini, pihak perusahaan sedang melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait guna memastikan status serta informasi lebih lanjut mengenai kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.

Seluruh proses penanganan hukum dan penyelidikan atas kecelakaan lalu lintas tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang setempat.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan informasi mengenai kendaraan tersebut, sementara proses penanganan dan penyelidikan sepenuhnya kami serahkan kepada pihak berwenang,” ujar Edi.

Pihak Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap para korban yang terdampak dalam peristiwa kecelakaan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu tersebut.

Perusahaan berharap agar korban yang saat ini masih menjalani perawatan medis segera mendapatkan pemulihan kesehatan secara optimal.

Selain itu, pihak manajemen turut mendoakan agar keluarga korban yang meninggal dunia dalam insiden tersebut diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini.

“Kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, semoga korban yang menjalani perawatan segera pulih, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran,” kata Edi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari kecelakaan tragis yang melibatkan kendaraan tangki tersebut di Jalan Trans Kalimantan.

Pihak Pertamina menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Manajemen PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintas di jalur yang dikenal memiliki mobilitas kendaraan berat yang tinggi seperti Jalan Trans Kalimantan.

Keterangan resmi ini dikeluarkan oleh pihak perusahaan sebagai langkah transparansi informasi publik terkait status armada yang terlibat dalam insiden kecelakaan di Kabupaten Tanah Bumbu.