FeedSport

AS Roma Taklukkan Cremonese, Blunder Emil Audero Jadi Sorotan

111
×

AS Roma Taklukkan Cremonese, Blunder Emil Audero Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
c3747ec44698dd8995f2c7162b9887e1.jpg
c3747ec44698dd8995f2c7162b9887e1.jpg

Fenesia – Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, harus menyaksikan gawangnya kebobolan tiga kali saat Cremonese menelan kekalahan 1-3 dari AS Roma dalam lanjutan pekan ke-12 Serie A 2025-2026. Laga yang berlangsung di Estadio Giovanni Zini, markas Cremonese, pada Minggu (23/11/2025) itu berujung pada rapor merah bagi Audero dengan rating 4,3 dari situs statistik FotMob.

Tiga gol AS Roma dilesakkan oleh Matias Soule pada menit ke-17, Evan Ferguson (64′), dan Wesley (69′). Audero bahkan dianggap bertanggung jawab langsung atas proses terjadinya gol kedua Roma.

Meski demikian, kiper berdarah Lombok itu sempat melakukan satu penyelamatan bagus dari Lorenzo Pellegrini pada babak pertama. Audero juga beruntung dua gol lain dari tim Serigala Ibu Kota dianulir wasit setelah meninjau VAR.

Hasil pertandingan ini mengantarkan AS Roma kembali ke puncak klasemen Serie A. Sementara itu, Cremonese harus menerima kekalahan ketiga beruntun mereka di liga.

Jalannya laga berlangsung cukup sengit. AS Roma harus tampil tanpa beberapa pemain penting seperti Paulo Dybala, Artem Dovbyk, Leon Bailey, dan Mario Hermoso. Di sisi lain, Cremonese yang mengawali musim dengan baik sempat tersandung dua kekalahan pada dua laga sebelumnya, yakni saat menghadapi Juventus dan Spezia.

Gawang Audero pertama kali kebobolan dari tembakan tepat sasaran pertama AS Roma. Gelandang serang Matias Soule melepas tembakan kaki kiri melengkung ke pojok gawang yang tak mampu dihalau Audero pada menit ke-17.

Gawang Audero sebenarnya sempat terkoyak lagi pada menit ke-26. Saat itu, Audero melakukan penyelamatan bagus dengan menghentikan tembakan Tommaso Baldanzi dari luar kotak penalti. Namun, bola liar jatuh ke kaki Lorenzo Pellegrini yang langsung melepas tembakan voli. Beruntung bagi Audero, wasit Giovanni Ayroldi menganulir gol tersebut setelah Pellegrini divonis berada di posisi offside.

Audero kemudian kembali melakukan penyelamatan penting dengan tangan kirinya dari tembakan Pellegrini pada menit ke-39, yang bahkan mendapat pujian dari komentator laga.

Cremonese sempat mendapatkan penalti setelah bola keras menabrak tangan Gianluca Mancini di kotak terlarang. Namun, Ayroldi dipanggil VAR dan membatalkan keputusannya.

Sayang, gawang Audero jebol untuk kedua kalinya pada menit ke-64 lewat gol perdana Evan Ferguson bagi Roma. Momen gol ini bermula kala Audero gagal menggapai umpan silang dari sisi kiri. Barisan belakang Cremonese juga gagal menghalau bola dengan baik, dan Audero belum kembali ke garis gawang saat Ferguson menaklukkannya dengan tembakan keras.

Tak lama berselang, Audero harus memungut bola untuk kali ketiga. Bek sayap kiri Wesley lolos dari jebakan offside dan menaklukkan Audero dengan tembakan cungkilan kaki kanan melewati sang kiper pada menit ke-69.

Gawang Audero nyaris kebobolan untuk kali keempat lagi-lagi lewat tembakan Ferguson dua menit sebelum waktu normal berakhir, namun gol tersebut dianulir karena penyerang asal Irlandia ini telah berada di posisi offside. Tensi di lapangan juga sempat memanas hingga pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, diusir wasit setelah memprotes pemberian tendangan bebas.

Setidaknya, tuan rumah mendapat gol hiburan lewat tandukan Francesco Folino dari situasi sepak pojok. Gol tersebut menjadi gol debut Folino bagi klubnya. Skor 1-3 pun menjadi hasil akhir laga.

Susunan pemain:
CREMONESE: Audero; Terracciano, Baschirotto, Bianchetti; Barbieri, Payero, Bondo, Vandeputte, Floriani Mussolini; Bonazzoli, Vardy
AS ROMA: Svilar; Ziolkowski, Mancini, Ndicka; Celik, Cristante, Koné, Wesley; Baldanzi, Pellegrini; Soulé