Berita

Arsul Sani Perlihatkan Ijazah Doktoral, Bantah Tudingan Palsu

123
×

Arsul Sani Perlihatkan Ijazah Doktoral, Bantah Tudingan Palsu

Sebarkan artikel ini
hakim-mk-arsul-sani-tunjukkan-ijazah-asli-doktoralnya
hakim mk arsul sani tunjukkan ijazah asli doktoralnya

Jakarta – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani tunjukkan ijazah doktornya ke publik, Senin (17/11/2025). Hal ini dilakukan untuk merespons laporan dugaan ijazah palsu yang dilayangkan kepadanya.

Arsul dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi terkait dugaan tersebut.

Dalam konferensi pers di Gedung MK, Arsul menjelaskan bahwa gelar Doktor Hukum (LL.D) ia peroleh dari Collegium Humanum Warsaw Management University di Warsawa, Polandia.

“Saya harus cepat, tapi ijazah asli ini,” ujar Arsul sambil memperlihatkan ijazah yang dikeluarkan dari wadah berbentuk tabung.

Sebelum menunjukkan ijazah, Arsul meminta awak media untuk tidak memotretnya secara dekat. Ia khawatir foto tersebut akan disalahgunakan.

Selain ijazah asli, Arsul juga memperlihatkan salinan ijazah yang telah dilegalisasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Warsawa.

Ia juga menunjukkan transkrip nilai, serta foto-foto wisuda yang dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Polandia saat itu.

Arsul menjelaskan bahwa ia menyelesaikan studi S-3 pada Juni 2022 setelah mempertahankan disertasi.

Disertasinya berjudul “Re-examining the considerations of national security interests and human rights protection in counter-terrorism legal policy: a case study on Indonesia with focus on post Bali-bombings development”.

Ia menerima ijazahnya saat prosesi wisuda di Warsawa pada Maret 2023.

“Setelah selesai wisuda, karena saya dalam dua-tiga hari itu mau balik ke Indonesia, maka ijazah itu saya copy, malah dibantu copy oleh KBRI dan kemudian saya legalisasi,” imbuhnya.

Arsul menceritakan bahwa ia memulai studi S-3 pada tahun 2011 dengan mendaftar pada program doktoral profesional.

Program tersebut adalah bidang justice, policy and welfare studies di Glasgow School for Business and Society, Glasgow Caledonian University, Inggris.

Ia telah menyelesaikan tahap pertama dan menerima transkrip akademik.

Kemudian, ia mulai menyusun proposal disertasi bersamaan dengan pencalonannya sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah X pada Pemilu 2014.

Arsul terpilih dan menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019. Kesibukannya sebagai legislator membuatnya menghabiskan hak cuti akademik dan tidak menyelesaikan studi di universitas tersebut.