EcozonePolitik

Anies-AHY Bertemu di Cikeas, CLBK Membuka Peluang Pilpres 2029?

151
×

Anies-AHY Bertemu di Cikeas, CLBK Membuka Peluang Pilpres 2029?

Sebarkan artikel ini
silaturahmi-ke-cikeas-temui-sby-ahy,-pengamat-nilai-anies-ingin-rajut-cinta-lama-jelang-2029
silaturahmi ke cikeas temui sby ahy, pengamat nilai anies ingin rajut cinta lama jelang 2029

Jakarta – Pertemuan Anies Baswedan dengan SBY dan AHY di Cikeas memunculkan spekulasi. Pengamat melihat potensi duet Anies-AHY di Pilpres 2029.

Arifki Chaniago menilai pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi biasa. Ada potensi “CLBK”.

Halal bi halal, menurutnya, sering jadi momen komunikasi politik elite. Pertemuan di Cikeas dinilai simbolik untuk membuka opsi kerja sama.

“Pertemuan ini tidak bisa dilihat hanya sebagai silaturahmi biasa,” kata Arifki, Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Kamis (26/3/2026).

“Ada upaya memancing kemungkinan agar duet Anies–AHY tetap menjadi opsi yang hidup,” tambahnya.

Anies dan Demokrat punya kedekatan lama. Anies pernah ikut Konvensi Capres Demokrat 2014 di era SBY.

“Artinya, hubungan Anies dengan Demokrat bukan hubungan baru. Sudah ada irisan sejarah politik sejak 2014,” jelas Arifki.

Duet Anies-AHY sempat jadi skenario utama di Pilpres 2024, meski akhirnya batal. Ini memperkuat basis komunikasi politik yang sudah terbangun.

Peluang duet ini tergantung dinamika politik ke depan, terutama posisi AHY di pemerintahan Prabowo Subianto.

“Kalau Demokrat tidak mendapatkan ruang yang cukup di pemerintahan, maka kemungkinan membangun poros baru bersama Anies bisa kembali terbuka menjelang Pilpres 2029,” ujarnya.

Tantangan terbesarnya adalah ambisi politik masing-masing. Anies dan AHY dinilai punya posisi tawar sebagai capres.

“Ini yang perlu dicarikan titik temu. Tapi dalam politik, kompromi selalu mungkin terjadi jika kepentingannya bertemu,” jelasnya.

Pertemuan di kediaman SBY juga dinilai punya makna simbolik. Cikeas sering jadi ruang penting dalam pengambilan arah politik Demokrat.

“Kalau pertemuan ini terjadi dan berlangsung hangat, artinya komunikasi politik itu tidak hanya terbuka, tapi juga mendapat ruang yang serius,” katanya.

Arifki menegaskan, pertemuan ini bukan keputusan politik. Namun, cukup kuat untuk dibaca sebagai langkah awal “memancing” duet Anies-AHY di Pilpres 2029.