Berita

Aniaya Pegawai SPBU, Pria Ngaku Jenderal Ternyata Wiraswasta!

95
×

Aniaya Pegawai SPBU, Pria Ngaku Jenderal Ternyata Wiraswasta!

Sebarkan artikel ini
ngaku-‘mobil-jenderal’-dan-sebut-‘kapolda’,-pelaku-aniaya-pegawai-spbu-di-jaktim-cuma-wiraswasta!
ngaku ‘mobil jenderal’ dan sebut ‘kapolda’, pelaku aniaya pegawai spbu di jaktim cuma wiraswasta!

Jakarta – Pria berinisial JMH, pelaku penganiayaan tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, ternyata bukan anggota Polri.

Pelaku yang mengaku sebagai aparat dan menyebut ‘mobil jenderal’ itu adalah warga sipil berprofesi wiraswasta.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (24/2/2026).

“Pelaku sudah diamankan dan dipastikan bukan anggota Polri,” tegas Budi.

Saat ini, JMH sedang diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur. Polisi memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan.

Kejadian bermula saat mobil Toyota Vellfire hitam hendak mengisi Pertalite.

Petugas SPBU menolak karena barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan.

Penolakan ini memicu emosi pelaku yang kemudian melakukan kekerasan. Beberapa pegawai SPBU dipukul, termasuk yang mencoba melerai.

Nomor polisi yang digunakan pelaku juga tidak sesuai peruntukannya.

Tim gabungan mengamankan JMH di Rawalumbu, Bekasi Timur, sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk diperiksa lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Jika menemukan peristiwa serupa, segera laporkan melalui Call Center 110 atau kantor polisi terdekat.

Salah seorang operator SPBU, Lukman Hakim (19), mengatakan pelaku sempat mengaku mobilnya milik seorang jenderal.

Ucapan itu dilontarkan saat terjadi perdebatan terkait ketidaksesuaian barcode pembelian BBM.