Berita

Dompet Digital Kuasai Transaksi: ShopeePay Pimpin, Gaya Hidup Berubah

65
×

Dompet Digital Kuasai Transaksi: ShopeePay Pimpin, Gaya Hidup Berubah

Sebarkan artikel ini
gen-z-ubah-gaya-hidup-dompet-digital-masyarakat
gen z ubah gaya hidup dompet digital masyarakat

Jakarta – Dompet digital bertransformasi menjadi bagian penting dari gaya hidup finansial masyarakat. Bukan lagi sekadar alat pembayaran alternatif.

Industri dompet digital memasuki era baru. Ekosistem terpadu hadir dalam satu aplikasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi digital.

Riset Ipsos Indonesia mengungkap fakta menarik. Mayoritas masyarakat menggunakan dompet digital untuk belanja online (86%), makanan dan minuman (77%), bayar tagihan (69%), dan transfer bank (68%).

Executive Director Ipsos Indonesia, Andi Sukma, menyatakan persaingan dompet digital telah berevolusi. Fokusnya bukan hanya meningkatkan awareness, tapi juga pengembangan ekosistem digital.

“Bukan lagi soal siapa yang paling dikenal, melainkan siapa yang paling mampu hadir di setiap titik sentuh kehidupan finansial masyarakat secara mulus yang terintegrasi,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

ShopeePay, GoPay, DANA, dan OVO adalah pemain utama di industri ini. Mereka terus berinovasi melalui promo, fitur, dan pengembangan ekosistem layanan.

“Di antara para pemain dompet digital di Indonesia, yakni ShopeePay, GoPay, DANA dan OVO, ternyata ShopeePay menduduki peringkat pertama pada indikator utama,” ungkap Andi.

Indikator pertama, merek yang paling diingat (top of mind). Hasilnya, 41% responden memilih ShopeePay, disusul Dana (26%), GoPay (23%), dan OVO (8%).

Indikator kedua, dompet digital yang digunakan dalam tiga bulan terakhir. ShopeePay unggul dengan 91%, diikuti GoPay (67%), Dana (67%), dan OVO (44%).

Indikator ketiga, frekuensi transaksi per bulan. Responden rata-rata melakukan 23 kali transaksi per bulan menggunakan ShopeePay, disusul OVO, GoPay, dan Dana.