Jakarta – Tokoh muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Baba Alun, menyoroti peluang Indonesia di Dewan Keamanan (Board of Peace/BoP) untuk perdamaian Gaza.
Menurutnya, keterlibatan Indonesia memberikan kesempatan hak veto.
BoP sendiri adalah lembaga yang didirikan mantan Presiden AS, Donald Trump.
“Kita anggota Dewan Keamanan PBB, tapi tidak punya hak veto. Sekarang ini kita dua pertiga punya hak veto,” kata Jusuf Hamka, usai pertemuan Presiden Prabowo dengan tokoh ormas Islam di Istana Kepresidenan, Selasa (3/1/2026).
Jusuf Hamka mengajak publik melihat keterlibatan Indonesia di BoP sebagai langkah strategis.
Ia menilai, keanggotaan BoP yang didominasi negara Muslim adalah modal penting bagi diplomasi perdamaian, termasuk di Gaza.







