Padang – Darren Fletcher, pelatih sementara Manchester United, ternyata meminta “restu” dari legenda klub, Sir Alex Ferguson, sebelum menerima tugas berat menggantikan Ruben Amorim yang dipecat.
Keputusan ini menunjukkan betapa besar pengaruh Ferguson, meski sudah pensiun. Fletcher, yang merupakan mantan anak didik Ferguson, merasa perlu mendapatkan dukungan moral dari sang mentor.
“Saya tidak suka mengambil keputusan besar tanpa berbicara dengan Sir Alex. Saya punya hubungan yang sangat baik dengannya, jadi dia orang pertama yang saya hubungi,” ungkap Fletcher, menegaskan pentingnya restu Ferguson.
Ferguson, yang kini berusia 84 tahun, memberikan dukungan penuh kepada Fletcher. Hal ini semakin memotivasi Fletcher untuk membawa perubahan positif di tim Setan Merah.
Fletcher sendiri bukanlah sosok asing di Manchester United. Ia merupakan bagian dari tim yang meraih banyak kesuksesan di bawah asuhan Ferguson.
Debut Fletcher sebagai pelatih sementara akan terjadi saat Manchester United menghadapi Burnley. Banyak yang menantikan strategi apa yang akan diterapkan Fletcher, terutama setelah tim sebelumnya terbiasa dengan formasi tiga bek.
“Kami belum tahu, saya tidak bisa mengungkapkannya sekarang,” ujar Fletcher, memberikan sedikit bocoran mengenai kemungkinan perubahan taktik.
Selain menunjuk Fletcher sebagai pelatih sementara, Manchester United juga mulai menjajaki kemungkinan merekrut manajer interim berpengalaman hingga akhir musim.
Beberapa nama yang masuk radar klub antara lain Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick. Keduanya merupakan mantan pemain Manchester United yang memiliki pengalaman melatih.
Solskjaer sendiri saat ini sedang tidak melatih tim mana pun setelah dipecat Besiktas. Sementara Carrick, baru saja meninggalkan Middlesbrough pada musim panas lalu.
Manajemen Manchester United nampaknya ingin memastikan tim berada di tangan yang tepat sebelum menunjuk pelatih permanen pada musim panas mendatang.
Pembicaraan dengan Solskjaer dan Carrick masih dalam tahap awal, sebatas mengukur minat dan ketersediaan. Namun, hal ini menunjukkan keseriusan Manchester United dalam mencari solusi terbaik untuk tim.







