Berita

Bencana Hidrometeorologi Rusak Ratusan Hektare Lahan Pertanian Tanah Datar

75
×

Bencana Hidrometeorologi Rusak Ratusan Hektare Lahan Pertanian Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
sektor-pertanian-terpukul,-480-hektare-lahan-di-tanah-datar-terdampak-bencana
sektor pertanian terpukul, 480 hektare lahan di tanah datar terdampak bencana

Tanah Datar – Bencana hidrometeorologi menghantam sektor pertanian di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Ratusan hektare lahan pertanian dilaporkan rusak, mengancam perekonomian warga setempat.

Pemkab Tanah Datar mencatat, hingga Selasa (16/12/2025), 480,64 hektare lahan pertanian terdampak. Data ini masih bersifat sementara.

Banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang menjadi penyebab kerusakan lahan sawah, kebun, dan area pertanian produktif.

Kerusakan bervariasi, mulai dari lahan yang terendam banjir hingga tertimbun material longsor.

Wilayah Batipuh Selatan menjadi yang terparah dengan 282,04 hektare lahan pertanian terdampak.

Kecamatan Batipuh mencatat 93,91 hektare, sementara X Koto 101,88 hektare.

Kerusakan juga meluas ke Rambatan, Pariangan, Tanjung Emas, dan kecamatan lainnya.

Selain lahan pertanian, 1.263 kolam ikan dilaporkan rusak. Tiga ekor kambing dan ribuan ayam/itik juga mati akibat bencana ini.

Bencana ini memperberat beban petani dan peternak yang sebelumnya sudah menghadapi cuaca ekstrem dan fluktuasi harga.

Sektor UMKM di pedesaan turut merasakan dampaknya. Pemerintah daerah mencatat 81 unit UMKM dan 1 koperasi terdampak.

Kerusakan ini dikhawatirkan akan menurunkan pendapatan masyarakat dalam beberapa bulan mendatang.

Pemkab Tanah Datar terus melakukan pendataan untuk merencanakan bantuan, rehabilitasi, dan pemulihan pascabencana.

Pemerintah mengimbau masyarakat, terutama petani dan peternak, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

Pemkab berkomitmen untuk memulihkan sektor pertanian sebagai bagian penting dari pemulihan ekonomi Tanah Datar.