FeedSport

Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Tarik Atlet Demi Keamanan

121
×

Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Tarik Atlet Demi Keamanan

Sebarkan artikel ini
bc787edfe2315339b2dcb399318ab861.jpg
bc787edfe2315339b2dcb399318ab861.jpg

Fenesia – Ketegangan politik yang memanas antara Kamboja dan Thailand mencapai puncaknya di ajang SEA Games 2025, ketika Kamboja secara resmi menarik mundur seluruh delegasinya dari pesta olahraga regional tersebut pada Rabu (10/12/2025). Keputusan drastis Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC) ini diambil menyusul kekhawatiran serius akan keamanan dan desakan keluarga atlet untuk segera kembali ke tanah air, di tengah laporan eskalasi konflik perbatasan.

Penarikan diri ini disampaikan melalui surat dari sekretaris jenderal NOCC, Vath Chamroeun, kepada kepala eksekutif Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF), Chaiyapak Siriwat, yang dilaporkan dikirim pada pukul 10.30 pagi hari yang sama. Meskipun surat tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan kekhawatiran keselamatan atlet, namun momen penarikannya bertepatan dengan meningkatnya ketegangan di perbatasan kedua negara.

Chamroeun menegaskan dalam suratnya, “Karena adanya kekhawatiran serius dan permintaan dari keluarga para atlet kami agar kerabat mereka segera kembali ke tanah air, NOCC harus menarik seluruh delegasi kami dan mengatur kepulangan mereka ke Kamboja secepatnya demi alasan keamanan.”

Ia menyatakan bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah, dan menyampaikan apresiasinya atas pelayanan serta semangat sportivitas yang diberikan oleh tim penyelenggara kepada para atlet Kamboja. NOCC juga akan berkoordinasi dengan SEAGF untuk mengelola logistik keberangkatan delegasi.

Kontingen Kamboja, yang sebelumnya telah menarik diri dari sembilan cabang olahraga termasuk sepak bola dan bola voli pada November, semula mengirim 110 perwakilan untuk berpartisipasi dalam 12 cabang olahraga. Meskipun memutuskan mundur, delegasi Kamboja tetap mengirimkan perwakilan dalam upacara pembukaan pada Selasa (9/12/2025) di Bangkok.

Menurut jadwal, para atlet Kamboja seharusnya berkompetisi dalam cabang olahraga renang, senam, dan bela diri seperti taekwondo dan ju-jitsu pada tanggal 10 Desember.

Hubungan politik antara Thailand dan Kamboja memang memburuk drastis dalam beberapa waktu terakhir, menjadi faktor utama penarikan delegasi ini. Konflik di sepanjang perbatasan kedua negara telah tegang sejak bentrokan militer yang menewaskan sekitar 40 orang dalam lima hari pertempuran pada Juli lalu.

Kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi di Kuala Lumpur pada Oktober sempat terhenti pada November setelah ledakan ranjau darat melukai tentara Thailand. Ketegangan semakin meningkat pesat pada 7 Desember menyusul laporan baku tembak antara pasukan Kamboja dan Thailand di sepanjang perbatasan timur laut.

ccc980af7f52e1e1e2b8b044562049ae.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Pelatih timnas voli putri Korea Selatan Cha Sang-hyun memberikan usulan ekstrem yang bisa berdampak ke Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Cha Sang-hyun menginginkan pembatasan jatah bermain pemain asing di Liga Voli Putri Korea 2026/2027 Cha Sang-hyun mengusulkan tim-tim Liga Voli Putri Korea dilarang memainkan pemain asingnya pada putaran 4 hingga 6 Fenesia – Megawati Hangestri Pertiwi akan terkena dampak atas usulan…