Berita

ASN Didorong Belajar Fleksibel, LAN Ubah Paradigma Pembelajaran

79
×

ASN Didorong Belajar Fleksibel, LAN Ubah Paradigma Pembelajaran

Sebarkan artikel ini
transformasi-birokrasi,-intip-tantangan-pengembangan-kompetensi-asn
transformasi birokrasi, intip tantangan pengembangan kompetensi asn

Jakarta – Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus memacu penguatan ekosistem pembelajaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini diambil demi mendukung transformasi birokrasi secara nasional.

Kepala LAN Muhammad Taufiq mengungkapkan, pengembangan kompetensi ASN saat ini menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah belum terintegrasinya pengembangan SDM dengan rencana pembangunan pemerintah.

Taufiq menilai, pendekatan pembelajaran konvensional tidak lagi relevan. Apalagi, jumlah ASN mencapai 5,2 juta orang.

“Dengan jumlah ASN mencapai sekitar 5,2 juta orang, mustahil pendekatan pembelajaran yang konvensional dan terkotak-kotak dapat menjawab kebutuhan kompetensi masa kini,” tegas Taufiq, Sabtu (22/11/2025).

LAN kini mengubah paradigma pembelajaran tradisional. Mereka membangun ekosistem yang lebih terbuka, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Ekosistem ini akan menghubungkan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari instansi pemerintah, korporasi, lembaga pendidikan, hingga platform teknologi.

ASN didorong untuk belajar secara fleksibel. Caranya melalui kombinasi formal learning, social learning, dan experiential learning.

Sejumlah program prioritas LAN meliputi ASN Talent Academy, Reformer Academy, Learning Marketplace, Outbound Business Learning di Daerah, Pelatihan Kepemimpinan Nasional Berbasis Ekosistem, dan Penguatan Jejaring Pembelajaran Internasional.

LAN menekankan pentingnya sinergi regulasi. Sinergi ini melibatkan Kementerian PANRB, LAN, BKN, dan ANRI demi keberlanjutan ekosistem pembelajaran.

Menteri PAN-RB Rini Widyantini menegaskan, orkestrasi lintas lembaga sangat penting. Hal ini untuk membangun fondasi reformasi birokrasi jangka panjang menuju periode 2025-2045.

4fb76b8b4aa755bc7bbd323df2792608.jpg
Berita

Fenesia-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan rebound atau kembali menguat hingga menyentuh level 8.000 seiring membaiknya fundamental ekonomi nasional dan kinerja perusahaan. Hal itu disampaikan Purbaya menanggapi pergerakan IHSG yang kembali naik setelah sempat berada di kisaran 5.900, Purbaya menilai pergerakan pasar saham pada akhirnya akan ditopang oleh fundamental perusahaan…