Berita

Wuling Darion Buktikan Efisiensi, Tuntas Jarak Jauh Bali-Jakarta

116
×

Wuling Darion Buktikan Efisiensi, Tuntas Jarak Jauh Bali-Jakarta

Sebarkan artikel ini
terbukti,-wuling-darion-phev-tempuh-1.208-km-tanpa-isi-baterai-dan-bensin,-ini-detail-efisiensinya
terbukti, wuling darion phev tempuh 1.208 km tanpa isi baterai dan bensin, ini detail efisiensinya

Jakarta – Wuling Darion PHEV unjuk gigi dengan mencatatkan rekor efisiensi bahan bakar yang mengagumkan. Mobil plug-in hybrid ini sukses melibas rute Bali-Jakarta sejauh 1.208 kilometer tanpa isi bensin maupun daya listrik.

Rekor ini terungkap dalam kegiatan ‘Media Drive Darion’ yang berlangsung pada 17-19 November 2025.

Perjalanan dimulai dari Nusa Dua, Bali, dan berakhir di Cilandak, Jakarta Selatan.

Setelah menempuh jarak 1.208 km, tangki bahan bakar masih menyisakan sedikit bensin. Baterai pun menunjukkan sisa daya 31 persen.

Saat start dari Bali, baterai dan tangki bahan bakar dalam kondisi penuh.

Mobil ini menggunakan mode EV MAX, yang mengandalkan sepenuhnya tenaga baterai.

Dalam mode ini, Darion diklaim mampu menempuh jarak 125 km sebelum mesin bensin menyala untuk mengisi daya baterai.

Rute dari Nusa Dua ke Pelabuhan Gilimanuk meliputi jalan berkelok, tanjakan, turunan, hingga kemacetan.

Meski demikian, mobil mampu menempuh 115-120 km dengan mode EV MAX sebelum mesin bensin aktif.

Setelah menyeberang ke Ketapang, Banyuwangi, perjalanan dilanjutkan melalui Tol Trans Jawa hingga Jakarta, dengan singgah di Solo.

Penggunaan jalan tol membuat efisiensi kendaraan semakin optimal.

Setelah mesin bensin menyala, kendaraan otomatis beralih ke mode hybrid.

Dalam mode ini, mesin bensin menyuplai daya ke baterai sekaligus menggerakkan roda.

Sistem pintar pada kendaraan secara otomatis menyesuaikan penggunaan daya sesuai kebutuhan, termasuk saat akselerasi.

4fb76b8b4aa755bc7bbd323df2792608.jpg
Berita

Fenesia-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan rebound atau kembali menguat hingga menyentuh level 8.000 seiring membaiknya fundamental ekonomi nasional dan kinerja perusahaan. Hal itu disampaikan Purbaya menanggapi pergerakan IHSG yang kembali naik setelah sempat berada di kisaran 5.900, Purbaya menilai pergerakan pasar saham pada akhirnya akan ditopang oleh fundamental perusahaan…