Berita

BGN Ajak Diversifikasi Menu MBG, Jaga Pasokan, Kendalikan Inflasi

92
×

BGN Ajak Diversifikasi Menu MBG, Jaga Pasokan, Kendalikan Inflasi

Sebarkan artikel ini
bgn-dorong-diversifikasi-menu-mbg-untuk-kendalikan-inflasi-pangan
bgn dorong diversifikasi menu mbg untuk kendalikan inflasi pangan

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menekankan pentingnya variasi menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Langkah ini diambil menyusul adanya indikasi kenaikan harga sejumlah bahan baku utama yang digunakan dalam program tersebut.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengungkapkan kekhawatiran ini dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (17/11).

Menurut Nanik, pasokan bahan baku MBG, terutama sayuran dan protein hewani, mulai mengalami tekanan.

“Penyediaan bahan baku MBG berpotensi memicu inflasi. Harga wortel sudah melonjak, telur dan ayam potong juga ikut naik,” jelasnya.

BGN menilai, kurangnya variasi bahan baku yang digunakan oleh tenaga gizi Satuan Pelaksana Pemberian Gizi (SPPG) menjadi penyebab utama kenaikan harga.

“Substitusi bahan kurang optimal. SPPG cenderung menggunakan bahan yang itu-itu saja,” kata Nanik.

Diversifikasi menu dinilai krusial untuk menghindari penumpukan permintaan pada komoditas tertentu.

Dengan 15.211 SPPG terverifikasi dan 13.953 SPPG operasional yang melayani sekitar 43 juta penerima manfaat, keseragaman bahan baku dapat berdampak signifikan pada harga pangan.

Nanik meminta ahli gizi SPPG untuk memperluas pilihan bahan baku sebagai solusi.

Diversifikasi juga diyakini dapat membantu petani, peternak, dan UMKM lokal.

Ia mencontohkan penggunaan kentang sebagai alternatif karbohidrat untuk sementara waktu, guna mendongkrak harga dan meningkatkan penyerapan lokal.

Nanik juga menyoroti adanya tanda-tanda gejolak pasokan di pasar, termasuk kesulitan menemukan buah di pasar induk.

“Buncis, kacang panjang, wortel, dan pakcoy sudah mulai merangkak naik di pasaran. Diversifikasi ini penting untuk menyeimbangkan kembali permintaan,” tegasnya.

Kebijakan penggunaan bahan baku oleh SPPG akan terus disesuaikan dengan kondisi pasar.

“Mana harga yang turun akan kita instruksikan untuk digunakan. Mana yang naik akan kita kurangi. Diversifikasi adalah kunci agar MBG tetap berjalan tanpa menekan pasar,” pungkas Nanik.