Majalengka – Yayasan Indonesia Setara (YIS) berikan pelatihan inovasi produk olahan pisang kepada puluhan pelaku UMKM di Majalengka, Jawa Barat.
Sebanyak 39 pelaku UMKM lokal mengikuti workshop bertema ‘Inovasi Produk Olahan Pisang: Donat dan Bolu Pisang Lumer’.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Baturuyuk ini menggandeng Rumah SandiUno Indonesia (RSI) dan UMKM Sahabat Sandi.
Pelatihan ini bertujuan untuk membuka peluang usaha rumahan dan meningkatkan keterampilan membuat produk olahan pisang.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pemasaran digital.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan bahwa YIS telah berdiri sejak 2011 dan fokus pada kesetaraan di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.
“Fokus kami pada anak muda, disabilitas, dan perempuan,” kata Sandiaga dalam siaran persnya.
Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan dan membuka lapangan kerja baru.
Ketua UMKM Sahabat Sandi Bandung Raya, Dewi Trianawati, menambahkan bahwa peserta diajarkan membuat donat dan bolu pisang lumer dengan bahan yang mudah didapatkan.
“Kami memilih menu ini karena fleksibel dan bisa dimodifikasi sesuai selera pasar,” jelas Dewi.
Selain keterampilan teknis, peserta juga dilatih membuat konten promosi menggunakan aplikasi ChatGPT.







