Payakumbuh – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Payakumbuh mendukung pertumbuhan rumah biliar di berbagai kecamatan dengan syarat menjunjung tinggi kearifan lokal dan bebas dari praktik perjudian.
Hal tersebut disampaikan Ketua POBSI Kota Payakumbuh, Hadiatul Rahmat, saat membuka turnamen biliar antar instansi di Heyya Coffee And Billiard, Koto Nan Gadang, Minggu (14/09/2025).
“Rumah biliar ini adalah yang ke-14 yang kita rekomendasikan. Kita ingatkan untuk membranding rumah biliar tanpa judi,” tegas Hadiatul.
POBSI berharap keberadaan rumah biliar dapat menjadi wadah lahirnya atlet-atlet baru sekaligus menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat di masyarakat.
Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Ainul Farhan J, yang turut hadir dalam acara tersebut, berharap turnamen biliar dapat digelar secara rutin sebagai wadah bagi generasi muda.
“Jangan pandang olahraga biliar sebelah mata. Olahraga biliar ciptakan silaturahmi dan atlet,” ujar Ainul.
Pembukaan turnamen ditandai dengan tembakan bola pertama oleh Ainul Farhan J, didampingi oleh pengurus POBSI Kota Payakumbuh.







