Berita

Rojali-Rohana Picu Ledakan Penduduk Miskin di Kota

90
×

Rojali-Rohana Picu Ledakan Penduduk Miskin di Kota

Sebarkan artikel ini
fenomena-‘rojali-rohana’-dan-bertambahnya-penduduk-miskin-perkotaan
fenomena ‘rojali rohana’ dan bertambahnya penduduk miskin perkotaan

Jakarta – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti peningkatan kemiskinan di perkotaan. Kenaikan ini memicu fenomena “rojali-rohana” yang menjadi perhatian serius.

“Rojali-rohana” merupakan akronim dari rombongan jarang beli dan rombongan hanya nanya.

Kepala Pusat Pangan, Energi, dan Pembangunan Berkelanjutan Indef, Abra P.G. Talattov, mengungkapkan kekhawatiran atas tren ini.

Abra menyebutkan, tingkat kemiskinan di perkotaan naik dari 6,66 persen pada September 2024 menjadi 6,73 persen di Maret 2025.

Hal ini ia sampaikan dalam diskusi publik di Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan persentase penduduk miskin secara nasional. Angka kemiskinan turun dari 8,57 persen menjadi 8,47 persen pada periode yang sama.

Penurunan ini terutama terjadi di wilayah pedesaan, dari 11,34 persen menjadi 11,03 persen.

Namun, data BPS menunjukkan tren berbeda di perkotaan. Jumlah penduduk miskin di kota justru meningkat dari 6,66 persen menjadi 6,73 persen.

Abra menjelaskan, kenaikan harga kebutuhan pokok, transportasi, dan perumahan menjadi faktor utama pemicu kemiskinan di perkotaan.