Berita

Korban Diterkam Buaya di Sungai Batang Rozak Belum Ditemukan

107
×

Korban Diterkam Buaya di Sungai Batang Rozak Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Menakutkan, Ini 5 Hewan yang Paling Ganas di Dunia ! sumber foto : Liputan6.com

PASAMAN BARAT – Memasuki hari kedua pasca insiden diterkamnya Sukriadi alias Uyun (55), upaya pencarian korban masih belum membuahkan hasil. Korban diketahui diterkam buaya saat mencari ikan di Sungai Batang Rozak, Sikabau, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat, Zulkarnain, saat dihubungi Singgalang via telepon pada Senin (28/4), menyatakan bahwa korban hingga kini belum ditemukan. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mencari keberadaan korban.

“Tim terus menyisir sungai dari lokasi kejadian hingga beberapa kilometer ke hilir. Sampai hari ini, belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Zulkarnain.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu malam (26/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, korban bersama lima rekannya sedang menyelam di Sungai Batang Rozak untuk mencari ikan. Tiba-tiba, seekor buaya menyerang dan menerkam korban. Rekan-rekan korban hanya bisa menyaksikan kejadian tersebut tanpa mampu memberikan pertolongan karena situasi yang sangat membahayakan.

Operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Pencarian dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari sejak kejadian.

Namun, menurut Zulkarnain, jika dalam tujuh hari korban belum juga ditemukan, maka operasi pencarian akan ditutup. “Namun, jika setelah itu ditemukan tanda-tanda keberadaan korban pada hari kedelapan atau kesembilan, pencarian akan kembali dilanjutkan,” jelasnya.

Selain penyisiran melalui jalur sungai, tim juga menempatkan personel di beberapa titik strategis untuk mempercepat pencarian. Kondisi arus sungai yang dalam dan deras menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Yulianto.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus dilakukan. Pihak keluarga dan warga berharap Sukriadi dapat segera ditemukan, dalam kondisi apa pun, untuk memberikan kepastian bagi keluarga yang tengah menunggu dengan cemas. (r)