Ecozone

IHSG Diprediksi Menguat, Saham BUMI, TLKM, ANTM, EXCL Jadi Rekomendasi

2
×

IHSG Diprediksi Menguat, Saham BUMI, TLKM, ANTM, EXCL Jadi Rekomendasi

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar monitor bursa efek
IHSG diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan awal pekan, Senin (10/8/2026).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan awal pekan, Senin (10/8/2026), didorong oleh sentimen positif dari data tenaga kerja Amerika Serikat serta dorongan teknikal pasar domestik.

Dilansir dari riset MNC Sekuritas, analis Herditya Wicaksana menyatakan bahwa IHSG secara mingguan telah mencatatkan penguatan sebesar 2,78 persen yang disertai dengan peningkatan volume pembelian.

Posisi indeks saat ini diperkirakan berada di awal wave v dari wave (c) dari wave [iv], yang memberikan ruang bagi indeks untuk terus bergerak naik.

Indeks berpotensi menguji level 6.440 hingga 6.544 dalam jangka pendek.

“Cermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6.3716.390,” kata Herditya.

MNC Sekuritas menetapkan area support pada kisaran 6.3196.201, sementara level resistance berada pada rentang 6.4546.599.

Strategi investasi yang disarankan adalah buy on weakness untuk saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada rentang Rp 175Rp 184 dengan target harga Rp 194Rp 210 dan stoploss di bawah Rp 166.

Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) juga direkomendasikan untuk akumulasi beli di area Rp 1.785Rp 1.810 dengan target harga Rp 1.855Rp 1.965 dan stoploss di bawah Rp 1.755.

Dukungan sentimen eksternal datang dari bursa Wall Street yang ditutup menguat setelah data nonfarm payrolls Amerika Serikat menunjukkan pengurangan 23 ribu lapangan kerja pada Juli 2026.

Data tenaga kerja yang melemah ini meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Phintraco Sekuritas menambahkan bahwa faktor penguatan harga emas dan koreksi harga minyak mentah turut menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG.

Di pasar domestik, investor akan menanti rilis data Indeks Keyakinan Konsumen, penjualan ritel, serta penjualan kendaraan bermotor pada beberapa hari ke depan.

Selain itu, agenda rebalancing MSCI dijadwalkan pada 12 Agustus 2026, meskipun pembekuan penambahan saham baru Indonesia masih tetap diberlakukan.

IHSG saat ini terpantau mendekati level MA20 weekly di sekitar 6.488, dan jika level tersebut berhasil ditembus, indeks berpeluang menguji level 6.500.

Saham-saham yang direkomendasikan oleh Phintraco Sekuritas mencakup PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).