Ecozone

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter Mulai Hari Ini

20
×

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter Mulai Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Stasiun pengisian bahan bakar umum Pertamina melayani pelanggan yang mengisi BBM jenis Pertamax
Pertamina resmi menurunkan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax menjadi Rp 15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia mulai Sabtu (1/8/2026) sebagai respons terhadap tren harga rata-rata minyak dunia serta upaya menjaga daya beli masyarakat.

Dilansir dari siaran pers resmi perusahaan, penyesuaian harga ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan energi nasional tetap terjaga dengan kualitas yang memenuhi standar konsumen.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kebijakan perusahaan dalam mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah terkait penetapan harga BBM.

“Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” kata Kitty Andhora.

Harga Pertamax (RON 92) mengalami penurunan dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter.

Produk Pertamax Turbo juga mencatatkan penurunan harga dari Rp 19.300 menjadi Rp 18.300 per liter.

Harga Pertamax Green 95 kini ditetapkan sebesar Rp 16.600 per liter, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 17.000 per liter.

Sementara itu, harga Pertamina Dex tetap di angka Rp 21.150 per liter dan Dexlite tetap berada pada posisi Rp 19.700 per liter.

Untuk kategori BBM bersubsidi, harga Pertalite tetap dipertahankan pada angka Rp 10.000 per liter.

Harga Biosolar juga tidak mengalami perubahan dan tetap dijual dengan harga Rp 6.800 per liter.

Seluruh daftar harga tersebut berlaku bagi wilayah dengan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%, termasuk di wilayah DKI Jakarta.

“Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang berkualitas, menjaga keandalan pasokan, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Kitty Andhora.

Selain Pertamina, pengelola SPBU swasta BP-AKR turut melakukan penyesuaian harga pada sejumlah lini produk mereka.

Produk BP 92 kini dipasarkan dengan harga Rp 16.130 per liter, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 16.670 per liter.

Harga BP Ultimate mengalami penurunan menjadi Rp 16.760 per liter dari harga periode sebelumnya yaitu Rp 17.240 per liter.

Berbeda dengan produk lainnya, BP Ultimate Diesel mengalami kenaikan harga menjadi Rp 21.910 per liter dari harga sebelumnya Rp 21.340 per liter.

Kebijakan penetapan harga BBM ini tetap mengacu pada dinamika pasar global dan regulasi pemerintah yang berlaku guna menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Pihak pengelola SPBU menyatakan bahwa perubahan harga tersebut telah diinformasikan kepada seluruh jaringan distribusi agar masyarakat dapat memperoleh akses bahan bakar dengan harga terbaru segera setelah ketentuan diumumkan secara resmi.