MATARAM – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf mendorong penguatan pembinaan sepak bola usia dini di daerah saat mengunjungi Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda Muda, Kota Mataram, Kamis (23/7/2026).
Kunjungan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ini diisi dengan pelatihan singkat serta berbagi teknik bermain sepak bola kepada para siswa.
Almuzzammil menegaskan bahwa anak-anak yang berlatih di lapangan tersebut merupakan calon pemain tim nasional masa depan.
Ia menilai momentum Hari Anak Nasional harus menjadi pengingat bagi negara, masyarakat, dan partai politik untuk berkomitmen serius dalam pembinaan talenta muda.
“Manajemen talenta sepak bola nasional tidak boleh terpusat di kota-kota besar saja,” tegasnya.
Menurut Almuzzammil, wilayah seperti Nusa Tenggara Barat memiliki potensi besar melahirkan pemain hebat jika didukung kualitas kompetisi dan pembinaan yang merata.
Pemerataan akses sarana latihan serta kesempatan bertanding menjadi kunci utama pengembangan bakat di daerah.
Sebagai praktisi sepak bola, ia memiliki rekam jejak aktif membina SSB Gaza dan SSB Keadilan di Lampung.
Keyakinan terhadap pembinaan usia muda ini lahir dari pengalaman pribadinya sebagai bagian dari tim DKI Jakarta U-16 yang menjuarai POPSI pada 1981.
Prestasi tersebut dulu membawanya bertanding ke Jepang bersama Merdeka Boys Football Association dan mencetak satu gol dalam laga eksibisi.
Pengalaman masa muda itulah yang membuatnya memahami aspirasi para siswa SSB yang ingin menembus panggung sepak bola nasional maupun internasional.
Sebagai bentuk dukungan nyata, ia menyerahkan bantuan dana pembinaan, bola, serta perlengkapan latihan kepada SSB Garuda Muda Mataram dan SSB Lombok Timur.
Ia berharap bantuan tersebut mampu menjaga keberlanjutan ekosistem sepak bola di daerah secara jangka panjang.






