News

Sudaryono Minta Warga Laporkan Calo Proyek Makan Bergizi Gratis

17
×

Sudaryono Minta Warga Laporkan Calo Proyek Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono memberikan keterangan pers terkait pencegahan praktik percaloan proyek Makan Bergizi Gratis.
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menegaskan akan menindak tegas pihak yang melakukan praktik percaloan dalam program Makan Bergizi Gratis.

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengeluarkan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang mencoba melakukan praktik penyalahgunaan wewenang atau penipuan yang mengatasnamakan dirinya untuk kepentingan proyek Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (22/7/2026).

Dilansir dari rilis resmi Badan Gizi Nasional, pimpinan lembaga tersebut menegaskan tidak akan memberikan toleransi atau perlakuan khusus kepada individu mana pun yang mengeklaim sebagai kerabat, rekan, atau alumni demi memuluskan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut.

Sudaryono menyatakan bahwa segala bentuk tindakan yang bertujuan untuk menekan pihak internal BGN maupun Satuan Pelayanan Program Makan Bergizi (SPPI) demi keuntungan finansial atau proyek akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

“Kalau ada orang yang ngaku-ngaku saudaranya Mas Dar lah, ngaku keluarga lah, ngaku teman lah, ngaku alumni lah, ngaku siapa pun, kemudian minta atensi, minta perlakuan khusus, minta duit, neken-neken internal kita, neken-neken SPPI, siapa pun itu yang melakukan tindakan yang tidak benar, saya tidak ada keseluruhannya,” kata Sudaryono.

Pihak BGN secara resmi mengimbau masyarakat luas serta seluruh jajaran internal lembaga untuk segera melaporkan oknum-oknum yang mencoba melakukan praktik tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Silakan laporkan saja ke pihak berwajib, saya enggak akan, siapa pun itu saya enggak peduli,” kata Sudaryono.

Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari komitmen institusi untuk membenahi tata kelola BGN agar seluruh tahapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan standar pemerintah.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Sudaryono turut membuka ruang partisipasi bagi masyarakat maupun awak media untuk terlibat langsung dalam pengawasan di lapangan.

Pengawasan tersebut mencakup pemantauan terhadap operasional dapur umum dan kualitas penyaluran makanan guna memastikan standar gizi yang ditetapkan dapat tercapai dengan baik.

“Kalau ada misalnya dapur kok enggak benar misalnya, segera laporkan, kita langsung investigasi, kita ingin menegakkan, yang benar kita tegakkan,” kata Sudaryono.

Pihak Badan Gizi Nasional menyatakan bahwa integritas dalam program ini menjadi prioritas utama guna menghindari kerugian negara serta memastikan efektivitas distribusi bantuan gizi bagi masyarakat sasaran.

Hingga saat ini, BGN terus melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperketat prosedur pengadaan dan distribusi agar celah kecurangan dapat diminimalisir secara sistematis.

Peringatan ini menjadi penegasan bahwa tidak ada pihak yang memiliki hak istimewa dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Badan Gizi Nasional meskipun menggunakan kedekatan personal sebagai alat tawar.

Seluruh laporan mengenai dugaan tindak pidana atau penyalahgunaan wewenang akan ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.