Berita

Badan Gizi Nasional Perketat Standar Kualitas Makan Bergizi Usai Libur Sekolah

21
×

Badan Gizi Nasional Perketat Standar Kualitas Makan Bergizi Usai Libur Sekolah

Sebarkan artikel ini
libur-telah-usai,-mbg-kembali-disalurkan-ke-sekolah
libur telah usai, mbg kembali disalurkan ke sekolah

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah setelah sempat terhenti selama dua pekan masa libur.

Penyaluran ini kini disertai peningkatan standar kualitas nutrisi serta pengawasan ketat di berbagai sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wakil Kepala BGN, Trenggono, memastikan pihaknya terus mengawal ketat standar menu, keamanan pangan, hingga distribusi makanan ke sekolah.

Ia menekankan pentingnya pemenuhan asupan gizi seimbang, terutama ketersediaan protein hewani seperti daging secara berkesinambungan.

“Kami ingin memastikan setiap anak memperoleh asupan gizi yang lengkap dan seimbang dengan tetap memperhatikan standar keamanan pangan,” ujar Trenggono saat meninjau lokasi di Jakarta Pusat, Senin (14/7).

Trenggono telah menginstruksikan pengelola SPPG dan mitra untuk aktif mendampingi serta menampung masukan dari pihak sekolah.

Komunikasi rutin dengan guru dan peserta didik dianggap krusial sebagai bahan evaluasi penyusunan menu di masa depan.

Lebih jauh, ia berharap program ini mampu menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

BGN mendorong penggunaan bahan baku lokal dari UMKM dan petani setempat untuk mengurangi ketergantungan pada produk pabrikan.

“Program MBG harus menjadi penggerak ekosistem pangan di daerah dengan memanfaatkan buah-buahan lokal berkualitas,” tambahnya.

Secara terpisah, Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa masa libur sekolah telah dimanfaatkan untuk membenahi tata kelola program.

Pembenahan tersebut mencakup penguatan aspek operasional agar pelayanan kepada seluruh penerima manfaat menjadi lebih optimal.

“Kami telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas layanan, mulai dari penguatan tata kelola hingga aspek operasional,” jelas Arumsari.

Ia menyatakan bahwa masukan dari lapangan selama masa penyesuaian menjadi modal utama dalam menyempurnakan penyelenggaraan program ke depan.

BGN berkomitmen penuh untuk terus menjaga standar keamanan dan kualitas makanan bagi setiap siswa penerima manfaat.