Jakarta – PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) resmi menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai sebesar Rp 35,02 miliar. Keputusan korporasi ini telah mendapatkan persetujuan mutlak dari para pemegang saham dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 11 Juni 2026.
Berdasarkan hasil keputusan tersebut, setiap pemegang saham AGII akan menerima dividen tunai sebesar Rp 11,42 per saham. Dana dividen ini bersumber dari perolehan laba bersih perusahaan sepanjang tahun buku 2025 yang tercatat mencapai Rp 58,38 miliar.
Manajemen PT Samator Indo Gas Tbk menjelaskan bahwa alokasi laba bersih tersebut tidak sepenuhnya dibagikan sebagai dividen. Sebagian dari laba bersih, yakni sebesar Rp 5 miliar, telah ditetapkan untuk disisihkan sebagai dana cadangan perusahaan. Langkah ini diambil guna memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas mengenai kewajiban penyisihan laba untuk cadangan wajib.
Sementara itu, sisa dari laba bersih setelah dikurangi dividen dan dana cadangan akan dimasukkan ke dalam saldo laba atau retained earnings. Sisa dana tersebut berjumlah Rp 18,36 miliar yang akan digunakan perusahaan untuk mendukung berbagai rencana pengembangan usaha strategis di masa mendatang.
“Sisanya sebesar Rp 18,36 miliar akan digunakan untuk menambah saldo laba untuk mendukung pengembangan usaha perusahaan,” tulis Manajemen AGII dalam keterangan resmi di keterbukaan informasi, Senin (15/6).
Terkait teknis pelaksanaan pembagian dividen, perseroan telah menyusun jadwal resmi yang harus diperhatikan oleh para investor. Untuk pasar reguler dan pasar negosiasi, periode cum dividen ditetapkan pada 22 Juni 2026, yang disusul dengan periode ex dividen pada 23 Juni 2026.
Bagi investor yang bertransaksi di pasar tunai, periode cum dividen dijadwalkan pada 24 Juni 2026, sedangkan periode ex dividen jatuh pada 25 Juni 2026. Tanggal pencatatan atau recording date untuk menentukan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 24 Juni 2026.
Seluruh proses distribusi dividen tunai kepada pemegang saham yang berhak dijadwalkan akan dilaksanakan pada 15 Juli 2026.
Pengumuman pembagian dividen ini dirilis di tengah dinamika pasar modal Indonesia yang menunjukkan tren positif. Pada perdagangan Senin (15/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat ditutup menguat sebesar 4,12 persen ke level 6.254,9. Beberapa saham yang masuk dalam kategori top gainers pada hari tersebut antara lain saham TOWR, DEWA, dan HRTA.
Selain kinerja pasar saham yang menguat, nilai tukar mata uang domestik juga menunjukkan performa stabil. Rupiah spot tercatat ditutup menguat sebesar 0,85 persen ke posisi Rp 17.709 per Dolar AS pada penutupan perdagangan hari yang sama. Stabilitas ekonomi makro ini menjadi sentimen pendukung bagi perusahaan dalam menjalankan agenda korporasi, termasuk kewajiban pembagian dividen bagi para investor.







