Ecozone

Selat Hormuz Dibuka, Bursa Saham Menguat dan Harga Minyak Turun

42
×

Selat Hormuz Dibuka, Bursa Saham Menguat dan Harga Minyak Turun

Sebarkan artikel ini
103af4ffaf040f924f3ae12ea0407ad8.jpg
103af4ffaf040f924f3ae12ea0407ad8.jpg

Jakarta – Bursa saham di kawasan Asia Pasifik mencatatkan reli signifikan pada perdagangan Senin (15/6/2026), merespons positif tercapainya kerangka kesepakatan damai antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Indeks Nikkei 225 di Jepang memimpin lonjakan dengan kenaikan 5,5 persen, diikuti oleh indeks Kospi Korea Selatan yang melesat hingga 5,7 persen.

Sentimen positif juga merambat ke bursa lainnya. Indeks Taiex Taiwan menguat 2,7 persen, sementara indeks ASX200 Australia mencatatkan kenaikan sekitar 1,5 persen. Di Hong Kong, indeks Hang Seng sempat dibuka menguat 1 persen sebelum akhirnya memangkas sebagian besar kenaikannya menjelang siang hari.

Pergerakan positif di pasar modal juga diikuti oleh kontrak berjangka saham Amerika Serikat. Kontrak yang terkait dengan indeks S&P 500 naik sekitar 1 persen, sementara kontrak Nasdaq Composite menguat hingga 1,8 persen. Sebaliknya, harga minyak mentah Brent mengalami koreksi tajam sebesar 4,5 persen, jatuh ke posisi di bawah 83,40 dolar AS per barel.

Kepala Riset Asia ANZ, Khoon Goh, menyatakan bahwa pasar sebenarnya telah menunjukkan respons positif sejak pekan lalu, menyusul indikasi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai potensi kesepakatan tersebut. Namun, konfirmasi resmi mengenai nota kesepahaman ini memicu reli lanjutan di berbagai bursa global.

Goh menambahkan bahwa penurunan harga minyak mentah memberikan keleluasaan bagi bank sentral di berbagai negara yang sebelumnya tertekan oleh kekhawatiran terhadap prospek inflasi. Saat ini, fokus pelaku pasar mulai beralih pada keputusan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve yang dijadwalkan pada pekan ini.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui unggahan media sosial pada Ahad (14/6/2026) mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Iran. Trump menyatakan telah mengizinkan pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa biaya tambahan serta menghentikan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah menyelesaikan naskah akhir nota kesepahaman tersebut. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang turut membantu proses mediasi, menyebutkan bahwa penandatanganan resmi akan dilaksanakan di Swiss pada Jumat mendatang.

Meski rincian resmi belum diumumkan secara luas, laporan kantor berita Iran, Mehr, menyebutkan bahwa kesepakatan tersebut mencakup penghentian seluruh aksi permusuhan, termasuk di Lebanon. Selain itu, terdapat poin mengenai penangguhan sanksi penjualan minyak Iran serta pencairan aset Iran senilai 24 miliar dolar AS yang sebelumnya dibekukan.

Implementasi kesepakatan ini diharapkan mampu menormalisasi jalur pelayaran di Selat Hormuz yang terganggu selama empat bulan terakhir. Menurut data International Energy Agency (IEA), gangguan di jalur strategis tersebut telah memangkas pasokan minyak global hingga 14 juta barel per hari, yang memicu kenaikan harga energi dan kelangkaan bahan bakar di berbagai negara.

Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia turut menguat signifikan. Pada penutupan perdagangan Senin sore, IHSG naik 247,31 poin atau 4,12 persen ke posisi 6.254,97. Sementara itu, indeks LQ45 menguat 4,56 poin atau 27,23 persen ke posisi 624,68.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran serta koreksi harga minyak mentah menjadi katalis utama penguatan IHSG. Menurutnya, penurunan harga minyak dunia menjadi sentimen positif karena mampu meredakan tekanan inflasi dan potensi pelebaran defisit APBN.

Selama perdagangan, tercatat 603 saham mengalami kenaikan, 125 saham menurun, dan 90 saham stagnan. Frekuensi perdagangan mencapai 3,25 juta kali transaksi dengan volume 54,61 miliar lembar saham senilai Rp30,14 triliun. Sektor industri dasar memimpin penguatan dengan kenaikan 7,28 persen, diikuti sektor industri dan keuangan. Ratna memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran 6.150 hingga 6.400 pada perdagangan Rabu mendatang.

1d62b5fa5d258fc022ec5502e073efe7.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali diramaikan oleh kehadiran dua calon emiten baru. Perusahaan produsen makanan dan minuman PT Niramas Utama (JELI) serta perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan pengolahan alat kesehatan diagnostik PT Prodia Diagnostic Line (PRDL) bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Jika tak ada aral melintang, JELI akan mencatatkan sahamnya…

0c01e8520981e2e162a3ba12ae5f3040.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada Jumat (19/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,06% secara harian ke Rp 17.804 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah di level Rp 17.826 per dolar AS, nilai ini sama dengan nilai pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya (18/6/2026). Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo…

4a59202839c9d97c122903b37620ea47.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk masih mempertahankan target bisnis tahun 2026 meski Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) total 125 bps sejak awal tahun menjadi 5,75%. Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga Lusiana Saleh mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyesuaian internal menyusul kenaikan suku bunga acuan tersebut. Namun, dampaknya terhadap kinerja bank belum signifikan. Baca…

a1416c131a7b1b0db9ff437599c32139.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah volatilitas pasar saham yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, kinerja indeks saham-saham BUMN di bawah Danantara yakni IDX BUMN20 terlihat cukup tahan banting. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX BUMN20 memang terkoreksi 17,28% year to date (ytd) ke level 315,195 hingga Jumat (19/6). Namun, capaian ini masih lebih baik dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah anjlok 28,56% ytd…

6e36be6c72eaa51cadb11663ac94b9a2.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, hasil MSCI Global Market Accessibility Review 2026 menjadi masukan konstruktif untuk memperkuat kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia. Seperti diketahui, Morgan Stanley Capital International resmi mempertahankan Indonesia dalam kelompok Emerging Market berdasarkan hasil MSCI Global Market Accessibility Review 2026 Namun, MSCI menurunkan penilaian kriteria arus informasi…