Ecozone

ENRG Siapkan Rights Issue Rp 4,12 Triliun untuk Anak Usaha

34
×

ENRG Siapkan Rights Issue Rp 4,12 Triliun untuk Anak Usaha

Sebarkan artikel ini
cb4125514bf87228d7b74b53ad7787b3.jpg
cb4125514bf87228d7b74b53ad7787b3.jpg

Jakarta – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyatakan telah menggelar penawaran umum terbatas kepada pemegang saham dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue. Perseroan menawarkan 13.282.271.875 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Jumlah saham tersebut setara 33,33% dari total saham ENRG yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD IV. Saham baru itu ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp 310 per saham, sehingga ENRG berpotensi meraup dana hingga Rp 4.117.504.281.250.

Dalam aksi korporasi ini, setiap pemegang saham yang memiliki dua saham dan namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) ENRG pada 18 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru dalam PMHMETD IV dengan harga pelaksanaan Rp 310 per saham yang harus dibayar penuh saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Saham yang ditawarkan melalui PMHMETD IV tersebut seluruhnya merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel ENRG. Saham itu memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal, termasuk hak atas dividen, dengan saham lainnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh, serta akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait rights issue ini, pemegang saham pengendali ENRG, PT Shima Global Kapital, menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD IV. Shima kemudian akan mengalihkan 2.330.711.206 HMETD miliknya kepada PT Bakrie Kalila Investment (BKI).

BKI selanjutnya menyatakan akan melaksanakan 473.435.507 HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD, sekaligus HMETD yang dialihkan dari Shima.

Apabila saham baru yang ditawarkan dalam PMHMETD IV tidak seluruhnya diserap oleh pemegang Sertifikat Bukti Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (SBHMETD) selain BKI, sisa saham akan dialokasikan secara proporsional kepada pemegang saham lain yang melakukan pemesanan melebihi haknya. Alokasi itu didasarkan pada jumlah HMETD yang telah dilaksanakan masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan harga pelaksanaan.

Jika setelah proses alokasi tersebut masih terdapat sisa saham baru, BKI dan pihak terafiliasi lainnya yang akan ditentukan kemudian akan bertindak sebagai pembeli siaga. Mereka akan mengambil atau membeli seluruh sisa saham baru dalam jumlah sebanyak-banyaknya 10.478.125.162 HMETD.

“Pembeli siaga memastikan bahwa akan memiliki dana yang cukup untuk mengambil atau membeli seluruh sisa saham baru,” tulis Manajemen ENRG dalam keterbukaan informasi, Kamis (11/6/2026).

Pelaksanaan HMETD berlangsung pada 20–28 Agustus 2026. Hak HMETD yang tidak dilaksanakan setelah periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.

Apabila pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, maka akan dibulatkan ke bawah atau round down. Hak atas pecahan saham baru tersebut menjadi milik ENRG dan wajib dijual oleh perusahaan, sedangkan hasil penjualannya akan dimasukkan ke rekening perusahaan.

Sekitar 96,59% dari total dana yang diperoleh ENRG dari rights issue ini akan digunakan untuk meningkatkan penyertaan modal, baik langsung maupun tidak langsung, kepada anak perusahaan.

Sementara itu, sekitar 3,41% sisanya akan dipakai ENRG untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan biaya operasional perusahaan.

02bfc86f0ec12b5c627afc00eccf41ab.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan investor aset kripto di Indonesia terus melaju seiring meningkatnya adopsi aset digital di masyarakat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto nasional mencapai 21,7 juta pengguna per April 2026, meningkat lebih dari 50% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 14,16 juta investor. Lonjakan jumlah pengguna tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi…

602acdb592732a9c9f21500ea214cd88.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Wall Street kembali menguat pada perdagangan Kamis (11/6/2026), ditopang oleh rebound saham-saham semikonduktor setelah tekanan jual besar sehari sebelumnya. Namun, optimisme investor masih dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan energi global. Pada perdagangan pukul 09:56 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,90% ke level 50.371,57. Indeks S&P…

63b902db542e48ea42dbc0d94a89f872.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mempertimbangkan sejumlah strategi untuk membayar surat utang jatuh tempo di era suku bunga tinggi dan pelemahan rupiah. Asal tahu saja, suku bunga Bank Indonesia dikerek lagi 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% pada awal pekan ini. Sementara, rupiah di pasar spot ditutup di Rp 17.989 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/6/2025), melemah 0,25% dari penutupan hari sebelumnya. Melansir…

9a6509e524e447102db5bddc9b0f53ea.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY membuat investor mulai melirik instrumen investasi berbasis dolar AS, termasuk reksadana dolar AS. Asal tahu saja, saat ini indeks dolar AS berada di level 100,0 atau menguat 1,75% ytd. Dilihat pula dari catatan Indovesta Utama per 8 Juni 2026, sejumlah reksadana berbasis USD menghasilkan kinerja yang positif di tahun ini. Produk reksadana Panin Global Sharia Equity…

16fa2f384b5d3f742bdca7ca0a52025b.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emiten properti afiliasi Sugianto Kusuma alias Aguan mengumumkan pembagian dividen dari buku tahun 2025. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 pada 4 Juni 2026. PANI dan CBDK masing-masing akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 5 per saham. Dengan jumlah saham 18,11 miliar saham, total dividen tunai yang dibayarkan PANI dari…