Jakarta – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) resmi mengumumkan aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp 250 miliar. Kebijakan ini diambil perusahaan menyusul tren penurunan harga saham CBDK yang mencapai 50 persen secara year to date hingga 19 Mei 2026.
Periode pelaksanaan buyback tersebut berlangsung mulai 20 Mei 2026 hingga 19 Agustus 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya perusahaan merespons fluktuasi pasar modal serta tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi lebih dari 25 persen pada periode yang sama.
Manajemen CBDK menjelaskan bahwa aksi ini merupakan sinyal bagi investor bahwa harga saham saat ini dinilai belum mencerminkan fundamental serta nilai intrinsik perusahaan yang sebenarnya. Selain itu, langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi tekanan jual di pasar sekaligus menjaga kepercayaan pemegang saham.
Pihak perusahaan menegaskan bahwa keputusan melakukan buyback tidak akan mengganggu kondisi keuangan, kegiatan operasional, maupun rencana investasi ke depan. Manajemen memastikan likuiditas perusahaan tetap terjaga dengan saldo kas yang memadai untuk mendukung aksi ini.
Berdasarkan analisis internal terhadap arus kas dan struktur permodalan, CBDK menyatakan bahwa pembelian kembali saham tidak memberikan dampak negatif material terhadap kinerja perusahaan. Kondisi keuangan perseroan saat ini dinilai tetap sehat guna menunjang keberlangsungan operasional bisnis.
Sebelumnya, kinerja keuangan CBDK menunjukkan performa positif dengan lonjakan laba sebesar 317 persen pada kuartal I-2026. Selain itu, perusahaan juga sukses mengamankan 28 persen dari target marketing sales untuk periode yang sama. Pembelian kembali saham menjadi langkah strategis perusahaan dalam mengoptimalkan struktur permodalan di tengah dinamika sentimen pasar eksternal.






