Showbiz

Tim Produksi Revisi Adegan Drama Perfect Crown Akibat Kontroversi Distorsi Sejarah

18
×

Tim Produksi Revisi Adegan Drama Perfect Crown Akibat Kontroversi Distorsi Sejarah

Sebarkan artikel ini
sudah-direvisi,-drama-korea-perfect-crown-edit-adegan-kontroversial-usai-dituding-distorsi-sejarah
sudah direvisi, drama korea perfect crown edit adegan kontroversial usai dituding distorsi sejarah

Jakarta – Tim produksi drama Korea Perfect Crown melakukan penyuntingan ulang terhadap sejumlah adegan setelah menuai kritik tajam terkait distorsi sejarah. Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan penonton dan pakar sejarah yang menyoroti akurasi penggambaran kedaulatan Korea dalam drama tersebut.

Berdasarkan laporan per 19 Mei, versi revisi dari Episode 11 telah diunggah kembali di berbagai platform OTT seperti Wavve, Disney+, hingga kanal YouTube resmi drama.

Kontroversi bermula dari adegan penobatan Pangeran Ian yang diperankan oleh Byeon Woo Seok. Dalam tayangan awal, penggunaan istilah “Cheonse” dan “Cheoncheonse” dinilai keliru karena secara historis merujuk pada negara bawahan, bukan penguasa kekaisaran yang berdaulat.

Publik menilai seharusnya drama tersebut menggunakan istilah “Manmanse” untuk menghormati status kaisar Korea pada masa itu. Menanggapi hal tersebut, tim produksi memutuskan untuk menghapus audio serta subtitle yang memuat istilah kontroversial itu.

Meski telah direvisi, perdebatan masih berlanjut pada detail lain, yakni penggunaan guryumyeonryugwan atau mahkota sembilan untaian yang dikenakan karakter Pangeran Ian. Penonton menganggap mahkota tersebut merupakan simbol bawahan Kekaisaran China, sementara kaisar Korea seharusnya menggunakan dua belas untaian.

Polemik ini memicu kekhawatiran publik terkait isu Northeast Project China dan penggambaran kedaulatan sejarah Korea dalam industri hiburan. Sebelumnya, drama ini juga sempat dikritik karena menampilkan unsur budaya teh bergaya China serta desain kostum yang dianggap tidak akurat.

Terkait polemik tersebut, para pemeran utama yakni IU dan Byeon Woo Seok sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. “Kami mengaku kurang berhati-hati dalam memahami konteks sejarah saat mempersiapkan proyek drama tersebut,” ujar keduanya dalam pernyataan pribadi mereka.

Meskipun Perfect Crown telah menayangkan episode terakhirnya pada 16 Mei lalu dengan perolehan rating yang cukup tinggi, kontroversi mengenai penggambaran sejarah ini diprediksi masih akan terus menjadi bahan diskusi panas di kalangan komunitas daring.