BeritaInternasional

Tempo Upayakan Pemulangan Reporter yang Ditahan Tentara Israel di Gaza

17
×

Tempo Upayakan Pemulangan Reporter yang Ditahan Tentara Israel di Gaza

Sebarkan artikel ini

Penahanan terjadi ketika kapal yang ditumpangi jurnalis tersebut melintas di perairan internasional pada Senin, 18 Mei 2026.

Jurnalis Tempo Ditahan Israel. Foto : Tribunnews
Jurnalis Tempo Ditahan Israel. Foto : Tribunnews

Jakarta – Seorang reporter dilaporkan ditahan oleh tentara Israel saat sedang menjalankan tugas peliputan misi bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina.

Penahanan terjadi ketika kapal yang ditumpangi jurnalis tersebut melintas di perairan internasional pada Senin, 18 Mei 2026.

Manajemen media tempat reporter tersebut bekerja menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini.

Pihak perusahaan menegaskan memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan jurnalisnya serta kondisi psikologis keluarga yang ditinggalkan.

“Tempo terus menjalin komunikasi dengan perwakilan keluarga Andre untuk memberikan dukungan, pendampingan, dan menyampaikan informasi secara berkala,” tulis pernyataan resmi manajemen.

Sebelum diberangkatkan, jurnalis tersebut telah dibekali pelatihan intensif untuk meliput di wilayah konflik.

Pelatihan mencakup materi internal serta bimbingan dari lembaga pengundang, yakni Global Sumud Flotilla (GSF) dan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Keputusan penugasan didasari oleh urgensi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat sipil di Gaza serta tingginya perhatian publik Indonesia terhadap konflik tersebut.

Sebagai institusi pers, perusahaan memandang penting untuk memenuhi hak masyarakat dalam memperoleh informasi langsung dari lapangan.

Pihak pengundang telah memberikan konfirmasi resmi bahwa jurnalis tersebut termasuk dalam daftar relawan yang ditahan tentara Israel. Sebelumnya, kontak rutin dengan yang bersangkutan sempat terputus sejak Ahad, 17 Mei 2026.

Saat ini, manajemen terus berupaya mengumpulkan informasi utuh melalui koordinasi dengan GSF dan GPCI.

Berbagai saluran komunikasi dan jaringan relasi, baik di dalam maupun luar negeri, tengah dimanfaatkan untuk menjamin keselamatan dan pemulangan jurnalis tersebut.

Perusahaan juga aktif berkoordinasi dengan media serta lembaga lain yang stafnya turut ditahan. Langkah ini diambil untuk merumuskan strategi bersama dalam penggalangan solidaritas dan dukungan internasional.

“Sejauh ini, respons dari berbagai pihak yang kami ajak berkoordinasi sangat positif, meskipun akses komunikasi ke wilayah konflik masih sangat terbatas. Tempo akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik,” tutup pernyataan tersebut.