Showbiz

Ruben Onsu Ingatkan Jordi Onsu Soal Perjuangan Membesarkannya Meski Sedang Terpuruk

10
×

Ruben Onsu Ingatkan Jordi Onsu Soal Perjuangan Membesarkannya Meski Sedang Terpuruk

Sebarkan artikel ini
pesan-mendalam-ruben-onsu-untuk-sang-adik,-jordi-onsu:-saya-ngomong-ini-dada-saya-sakit
pesan mendalam ruben onsu untuk sang adik, jordi onsu: saya ngomong ini dada saya sakit

Jakarta – Hubungan persaudaraan antara Ruben Onsu dan Jordi Onsu kembali memanas setelah sempat merenggang sejak 2024.

Konflik kakak-beradik ini mencuat kembali setelah Jordi mengaku menyimpan rahasia besar terkait rumah tangga Ruben dan Sarwendah dalam sebuah siaran langsung.

Ketegangan di antara keduanya sebenarnya sudah terendus sejak tahun lalu, saat Jordi mengaku sudah lama tidak menyambangi kediaman sang kakak.

Ruben mengakui sempat memutus komunikasi dengan adiknya selama satu tahun karena memendam kekecewaan mendalam.

Di tengah polemik yang belum usai, Ruben menyampaikan pesan menyentuh melalui sebuah tayangan siniar untuk sang adik.

Ruben mengaku bersyukur melihat kesuksesan yang kini diraih Jordi.

“Sekarang lu hebat, lu berhasil, lu keren, ya alhamdulillah,” ujar Ruben.

Ia menegaskan tidak pernah sedikit pun menyimpan niat buruk atau memanjatkan doa yang merugikan adiknya dalam kondisi apa pun.

“Bahkan sampai gue salat pun gue tidak ada ucap jahat ke lo, meminta jahat untuk lo nggak ada,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ruben mengenang kembali pengorbanan masa lalu saat ia berjuang keras demi membangun kehidupan Jordi.

Ia membeberkan momen saat dirinya membelikan kendaraan untuk sang adik meski kondisi keuangannya sedang sulit.

“Sebelum air hujan kena ke kepala lo, keringat gue lah yang nutup supaya lo nggak kena,” ungkap Ruben.

Ruben menekankan bahwa tindakan tersebut ia lakukan murni untuk mengangkat derajat adiknya, bukan untuk merendahkan.

Ia pun meminta Jordi tetap rendah hati dan tidak melupakan asal-usul keluarga mereka.

Sebagai kakak, Ruben merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menegur adiknya, terutama karena status mereka yang kini telah yatim piatu.

“Kalau saya keras karena kamu tidak ada lagi leadernya, wajib diingatkan,” tegas Ruben.

Ia mengingatkan bahwa bagaimanapun juga, mereka tetaplah saudara kandung yang memiliki ikatan darah kuat.