Jakarta – PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) meningkatkan edukasi tentang aset kripto. Langkah ini diambil seiring meningkatnya minat masyarakat pada investasi digital.
Perusahaan menekankan pentingnya pemahaman risiko bagi investor ritel yang terjun ke pasar kripto.
Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, menyatakan upaya ini sejalan dengan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan keuangan di Indonesia.
“Edukasi menjadi fondasi penting dalam perkembangan industri kripto,” kata Aloysia, Rabu (1/4/2026).
Indodax mendorong peningkatan pemahaman masyarakat melalui Indodax Academy. Tujuannya agar investor mampu menerapkan manajemen risiko yang disiplin. Serta membuat keputusan investasi yang lebih bijak.
Indodax juga memperkuat layanan dengan mengembangkan fitur. Termasuk peningkatan sistem keamanan dan kerja sama dengan mitra di sektor keuangan digital.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan platform dan melindungi pengguna.
Upaya edukasi ini sejalan dengan diraihnya dua penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026. Penghargaan diberikan untuk kategori platform pedagang kripto dan produk kustodian aset digital. Ajang ini diselenggarakan oleh Investortrust.
Penghargaan ini didasarkan pada survei daring yang mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap institusi keuangan.
Aloysia mengatakan penghargaan ini menjadi indikator kepercayaan konsumen. Sekaligus memotivasi pelaku industri untuk menjaga integritas dan kualitas layanan.
“Dengan lebih dari 9,8 juta pengguna, kami secara konsisten mendorong literasi aset digital, kripto, dan teknologi blockchain di Indonesia sejak berdiri pada 2014,” ujar Aloysia.
Indodax Academy menyediakan materi terkait blockchain, Bitcoin, mining, hingga aset kripto lainnya.
“Kami akan terus berfokus pada penguatan sistem keamanan, peningkatan kualitas layanan, serta mendorong pengembangan ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Aloysia.







