Ecozone

Wamentan Tegaskan DSI Tidak Ambil Keuntungan dari Ekspor Minyak Sawit

9
×

Wamentan Tegaskan DSI Tidak Ambil Keuntungan dari Ekspor Minyak Sawit

Sebarkan artikel ini
0a41c3a66760f256f2087e996651daf6.jpg
0a41c3a66760f256f2087e996651daf6.jpg

Jakarta – Pemerintah memastikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tidak akan mengambil keuntungan dalam skema satu pintu ekspor komoditas strategis, termasuk minyak sawit atau crude palm oil (CPO). Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya mengintegrasikan tata kelola ekspor batu bara, sawit, dan ferro alloy agar lebih transparan serta akuntabel.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa kehadiran PT DSI berfungsi sebagai pengelola dan pengawas mekanisme perdagangan nasional agar berjalan lebih tertib. Ia berharap para pelaku usaha, terutama perusahaan refinery dan eksportir, tidak perlu khawatir akan adanya praktik komersial yang merugikan di balik kebijakan ini.

Guna memastikan transisi berjalan lancar, pemerintah menetapkan masa peralihan selama tiga bulan mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, pemerintah akan menyusun tahapan regulasi sebelum kebijakan ini diimplementasikan secara penuh.

Pada tahap awal, yakni 1 Juni hingga 31 Desember 2026, PT DSI akan beroperasi sebagai perantara atau agent business yang menghubungkan penjual dan pembeli komoditas. Perusahaan juga akan berperan sebagai penilai dalam transaksi ekspor tertentu sesuai dengan kapasitas sumber daya manusia yang dimiliki.

Pemerintah menargetkan integrasi penuh sistem ekspor komoditas ini akan dimulai pada 1 Januari 2027. Memasuki tahap tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai pembeli komoditas dari eksportir domestik untuk kemudian memasarkannya ke pasar internasional secara terpusat.

ec4bfbfe008f8594c0f994587639a467.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Periode penawaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel seri Sukuk Tabungan 016 (ST016) akan berakhir awal Juni 2026. Jelang berakhirnya penawaran, target penjualan ST016 hampir terpenuhi. Simak cara investasi sukuk ST016 sebelum kehabisan kuota. Masa penawaran sukuk ST016 akan berakhir pada Rabu (3/6/2026). Tingginya minat investor terlihat dari penyerapan kuota nasional yang telah mendekati penuh, terutama untuk…

ac7b8ab60b866e065157181dd6d3e4cb.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Dividen jumbo tersedia di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juni 2026. Yield dividen ini mencapai 7x bunga deposito rupiah di bank umum. Dividen jumbo tersebut berasal dari PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX). Anak usaha dari Saratoga Investama Sedaya yang bergerak di bidang distribusi dan penjualan sepeda motor bermerek Honda akan membagikan dividen tunai dengan total nilai Rp451,89 miliar. Dengan jumlah tersebut, para…