BeritaPemerintahanPolitik

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Peserta Magang

33
×

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Peserta Magang

Sebarkan artikel ini
tutup-program-magang-kemendagri,-wamendagri-bima-arya-tekankan-pentingnya-penguatan-karakter
tutup program magang kemendagri, wamendagri bima arya tekankan pentingnya penguatan karakter

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya memperkuat karakter karena dinilai menjadi faktor utama yang membedakan kualitas seseorang, termasuk saat menjadi pemimpin. Pesan itu disampaikan saat penutupan Program Magang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu, 6 Mei 2026.

Bima menjelaskan, kesuksesan lebih banyak ditentukan oleh karakter dibandingkan kompetensi. Menurutnya, kompetensi mencakup keterampilan dan pengetahuan, sementara karakter berkaitan dengan nilai-nilai yang diyakini dan dijalankan, seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan ketangguhan.

“Karakter itu adalah nilai-nilai yang kalian yakini. Kalian jujur, kalian disiplin, kalian menjadi fighters, kalian menjadi petarung, itu karakter,” katanya di Auditorium Bima Arya, Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jawa Barat.

Ia meyakini, karakter menentukan 80 persen kesuksesan, sedangkan kompetensi hanya 20 persen. Bima mencontohkan, seseorang dengan kemampuan biasa dapat melampaui mereka yang lebih cerdas apabila memiliki kedisiplinan dan mental yang kuat.

“Kalian akan bisa menyalip teman-teman kalian yang jenius, ketika kalian lebih disiplin. Itu baru satu saja disiplin, belum lagi yang lain-lain lho, itu baru satu disiplin. Yang kedua adalah kebiasaan kalian untuk berani menghadapi perbedaan, ujian, cobaan, dan lain-lain,” terangnya.

Bima menambahkan, karakter terbentuk melalui proses dan latihan yang konsisten, termasuk keberanian keluar dari zona nyaman serta kesiapan menghadapi risiko. Menurutnya, orang-orang besar adalah mereka yang berani mengambil pilihan-pilihan berisiko dalam hidup.

“Kita punya banyak pilihan, dan orang-orang besar itu berani mengambil risiko untuk pilihan. Pilihan yang berisiko. Teman-teman kalian yang enggak datang mungkin alasannya sangat penting, mungkin juga enggak. Mungkin juga mereka memilih untuk ada di zona nyaman saja,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya momentum dalam kehidupan. Kemampuan membaca dan memanfaatkan momentum disebut sangat ditentukan oleh karakter yang kuat dalam mengambil keputusan.

“Kalian ini masih masa-masa membentuk karakter. Jadi mudah-mudahan magang di Kemendagri ini ikut berkontribusi membentuk karakter dan keberadaan kalian menjadi pemimpin dan orang hebat,” tandasnya.