Ecozone

Utang Whoosh: Uang Sitaan Korupsi Jadi Opsi, Purbaya Buka Suara

123
×

Utang Whoosh: Uang Sitaan Korupsi Jadi Opsi, Purbaya Buka Suara

Sebarkan artikel ini
12ecab2557ef5304b62e78bc0634a029.jpg
12ecab2557ef5304b62e78bc0634a029.jpg

PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan bahwa pembayaran utang kereta cepat Whoosh akan dibayar negara melalui dana sitaan hasil korupsi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa hal itu masih didiskusikan.

“Itu masih didiskusikan detailnya. (Saat ini) yang ada masih garis-garis besarnya,” kata Purbaya kepada awak media di Universitas Airlangga Surabaya, Senin 10 November 2025.

Purbaya menambahkan, pemerintah kemungkinan akan mengirim tim ke Cina untuk mendiskusikan pembayarannya. Menkeu pun berharap diajak saat mendiskusikan hal itu.

“Mungkin Indonesia akan kirim tim ke Cina lagi untuk mendiskusikan seperti apa pembayarannya. Kalau itu saya diajak, biar saya tahu diskusinya seperti apa,” kata alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan siap membayar bunga utang proyek kereta cepat kerja sama dengan Cina ini sebesar Rp 1,2 triliun per tahun

Prabowo, pada Selasa pekan lalu, menyatakan uang hasil dari sitaan korupsi akan digunakan untuk membayar bunga utang itu.

“Jangan kasih kesempatan koruptor-koruptor itu merajalela. Uang nanti banyak untuk kita. Untuk rakyat semua,” ujar Prabowo setelah meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat.

Pilihan Editor: Mungkinkah Uang Sitaan Korupsi Melunasi Utang Whoosh