FeedSport

Usulan Pelatih Timnas Guncang Liga Voli Putri Korea 2026/2027

6
×

Usulan Pelatih Timnas Guncang Liga Voli Putri Korea 2026/2027

Sebarkan artikel ini
ccc980af7f52e1e1e2b8b044562049ae.jpg
ccc980af7f52e1e1e2b8b044562049ae.jpg

Seoul – Megawati Hangestri Pertiwi berpotensi menghadapi tantangan karier baru di Korea Selatan menyusul wacana perubahan regulasi yang diusulkan pelatih timnas voli putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun. Sang pelatih mendesak federasi voli Korea (KOVO) untuk membatasi jatah bermain pemain asing, termasuk pemain kuota Asia seperti Megawati, mulai musim 2026/2027.

Usulan tersebut mencakup aturan pelarangan penggunaan pemain asing pada putaran keempat hingga keenam dalam fase reguler liga. Menurut Cha, kebijakan ini krusial untuk menyelamatkan performa timnas Korea Selatan yang terus menurun hingga terdegradasi dari Volleyball Nations League (VNL).

Cha menilai dominasi pemain asing telah memangkas menit bermain atlet lokal secara signifikan. Kondisi ini membuat para pemain timnas Korea Selatan minim jam terbang sebagai pemain inti di klubnya, sehingga mereka kesulitan saat harus menghadapi tekanan pertandingan internasional.

Jika usulan ini disetujui KOVO, dampaknya akan terasa langsung bagi para pevoli asing, termasuk Megawati yang kini memperkuat Hyundai Hillstate. Aturan tersebut akan memaksa klub untuk memarkir pemain asingnya dalam 18 pertandingan selama putaran 4 hingga 6.

Pemain asing hanya diperbolehkan tampil pada putaran pertama hingga ketiga, serta babak play-off hingga grand final. Cha menegaskan bahwa perubahan struktural ini diperlukan agar talenta lokal dapat berkembang dan mendapatkan kesempatan berkompetisi di level tertinggi klub.

Prestasi voli putri Korea Selatan memang sedang dalam sorotan tajam. Setelah tersingkir dari VNL 2025, federasi kini berupaya keras membangun kembali kekuatan timnas melalui berbagai evaluasi kebijakan domestik, termasuk meninjau ulang sistem perekrutan pemain asing yang telah berjalan sejak musim 2023/2024.

Hingga saat ini, KOVO belum memberikan tanggapan resmi terkait usulan ekstrem tersebut. Namun, wacana ini menjadi perhatian serius bagi klub-klub yang sangat mengandalkan tenaga pemain asing untuk mengejar target juara, termasuk Hyundai Hillstate yang merekrut Megawati demi memperkuat daya gedor tim.