Padang – Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I Tingkat Kota Padang Tahun 2026 menjadi ajang pencarian bibit atlet muda potensial. Kejuaraan yang digelar di ADT Badminton Hall Balai Baru, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, itu berlangsung pada 13 hingga 15 Juni 2026 dan ditutup pada Senin (15/6/2026).
Sejumlah atlet kategori usia dini putra, usia anak-anak putri, dan usia anak-anak putra dari berbagai klub bulutangkis di Kota Padang ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Persatuan Bulutangkis (PB) Polda Sumatera Barat keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi dua medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. Capaian itu menempatkan PB Polda Sumbar di posisi teratas dibandingkan klub-klub peserta lainnya.
Wali Kota Padang Fadly Amran yang menutup resmi turnamen itu menilai kompetisi usia dini memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga prestasi. Ia menegaskan olahraga tidak hanya berkaitan dengan perolehan medali, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.
Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, pelatih, orang tua atlet, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen.
“Selamat kepada para peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bagi yang belum berhasil meraih prestasi, jangan berkecil hati dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berlatih serta meningkatkan kemampuan di masa mendatang,” kata Fadly.
Fadly menegaskan, Pemerintah Kota Padang akan terus mendukung pengembangan olahraga prestasi melalui kolaborasi bersama KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, serta masyarakat.
“Pemko Padang berkomitmen mendukung pengembangan olahraga prestasi melalui sinergi dengan KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, dan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan program Padang Balomba aktivasi dari Program Unggulan Padang Juara,” ujarnya.
Anggota DPRD Kota Padang Iskandar menilai kejuaraan itu membuktikan Kota Padang memiliki banyak atlet muda yang berpotensi berkembang menjadi atlet berprestasi.
“Kegiatan ini sengaja digelar untuk mencari bibit-bibit dan potensi atlet bulutangkis Kota Padang. Ternyata kita memiliki banyak atlet muda yang potensial,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua KONI Kota Padang Erianto. Dia menyebut Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I sebagai salah satu langkah nyata dalam memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini.
Menurutnya, pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dibangun melalui kompetisi yang berkelanjutan.
Karena itu, sepanjang tahun 2026 sedikitnya tujuh kejuaraan bulutangkis direncanakan berlangsung di Kota Padang sebagai bagian dari upaya menciptakan atlet-atlet berkualitas.
Ketua Panitia Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I 2026 Heru Supriadi mengatakan turnamen perdana tersebut mendapat respons positif dari klub, pelatih, dan orang tua atlet.
Dia berharap ke depan kejuaraan serupa dapat terus digelar secara rutin dan berkembang menjadi ajang tingkat Provinsi Sumatera Barat.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang, KONI Kota Padang, para sponsor, panitia, pelatih, wali murid, dan seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya turnamen ini,” ujarnya.
Turnamen kemudian ditutup dengan penyerahan trofi, piagam penghargaan, dan hadiah kepada para juara dari seluruh kategori yang dipertandingkan.
Lebih jauh, kejuaraan ini menjadi gambaran awal bahwa Kota Padang memiliki stok atlet muda yang berpotensi menjadi tulang punggung prestasi bulutangkis daerah pada masa mendatang.







